Flash News
No posts found

Baju Loreng Memperdaya Rokah

Semenjak motornya hilang, kios milik Siti Rokah tutup, hari Kamis (21 Agustus 2014).

Semenjak motornya hilang, kios milik Siti Rokah tutup, hari Kamis (21 Agustus 2014).

Rembang – Aksi penipuan berkedok mengaku sebagai anggota TNI kembali terjadi. Kali ini Siti Rokah, warga desa Weton Kec. Rembang yang membuka kios rokok dan berjualan degan di sisi utara pagar Hotel Puri, Jl Pemuda Rembang menjadi korbannya.

Sepeda motor Honda Beat masih gres milik Siti Rokah amblas digondol pelaku. Cerita bermula, ketika Rabu sore, dua orang pria mengendarai sepeda motor, datang ke kiosnya. Mereka langsung memesan es degan sebanyak 50 buah, berdalih untuk anggota Kodim Rembang. Salah satu pelaku kemudian pergi, sedangkan satunya lagi menunggu pesanan. Tak berselang lama, pelaku yang masih berada di kios degan, meminjam sepeda motor Siti Rokah, berpura pura ingin menyusul temannya. Sebelum pergi, pelaku meninggalkan kaos loreng khas TNI, agar Rokah percaya. Rokah baru menyadari menjadi korban penipuan, setelah menunggu lama, sepeda motor tidak kunjung dikembalikan.

Wanita yang baru beberapa bulan berjualan itu, segera melapor kepada aparat kepolisian. Kepala Unit Reskrim Polsek Rembang Kota, Ipda Martoyo menuturkan pihaknya sempat menerima informasi dari sarana radio komunikasi Polres Rembang. Anggota menyebar, untuk memantau situasi jalan. Tapi sampai Kamis siang (21 Agustus 2014), pelaku belum tertangkap.

Ipda Martoyo menimpali aparat kepolisian sudah berulang kali menyampaikan himbauan kepada masyarakat, terutama pemilik warung dan kios, mewaspadai modus penipuan tersebut.

Apalagi di wilayah dalam kota Rembang sendiri, sudah sering terjadi. Mustinya, para pedagang jangan mudah percaya meminjamkan sepeda motor, terhadap seseorang yang baru dikenal.

Komandan Kodim Rembang, Letkol Wawan Indaryanto menyatakan peristiwa itu membuat malu kesatuannya. Ia menegaskan pelaku bukan anggota Kodim Rembang. Kedepan akan mengintensifkan kerja sama dengan Polres, untuk membekuk pelaku. Tahun 2012 sempat muncul nama Suhardiyanto, warga dusun Becici desa Demaan Kec. Gunem mengaku sebagai Letnan Bambang. Ia juga beraksi dengan cara yang sama, membawa kabur sepeda motor korbannya. Belakangan Suhardiyanto tertangkap dan masih mendekam di dalam tahanan. Diduga kuat ada pelaku lain meniru modus Suhardiyanto.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *