Flash News
No posts found

Dorongan Bermunculan, Dari Pengacara Hingga Mantan Cabup

Dicari, calon independen untuk Pemilu Kepala Daerah Kab. Rembang.

Dicari, calon independen untuk Pemilu Kepala Daerah Kab. Rembang.

Rembang – Sejumlah kalangan masyarakat di Kab. Rembang berharap agar muncul pasangan calon perseorangan atau calon independen, dalam pemilihan bupati dan wakil bupati Rembang, yang akan berlangsung pada tahun 2015 mendatang.

Syaiku Rosyidi, seorang dosen STIE YPPI Rembang berpendapat masyarakat ketika memilih calon pemimpin, biasanya tidak memandang partai politik pengusung, tetapi justru lebih dominan kualitas figur calon. Kemunculan pasangan calon independen sangat diperlukan, sebagai penyeimbang pasangan calon yang berasal dari partai politik.

Hal senada ditegaskan Edy Haryanto, seorang pengacara asal Lasem. Ia sangat setuju kehadiran pasangan calon bupati – wakil bupati independen, karena kekuatan masyarakat tidak semua terpusat di partai politik. Gerak langkah mereka saat kelak terpilih, akan leluasa dan tidak khawatir terganggu oleh kepentingan Parpol. Meski tidak ada dukungan politis dari jajaran DPRD, masyarakat di belakangnya pasti siap memback up, asalkan mempunyai program yang bagus.

Edy menilai banyak tokoh di kabupaten Rembang memiliki kapasitas, non partisan dan mempunyai jiwa memimpin. Kalau pasangan calon semakin banyak, tentu lebih baik. Menurutnya sejauh ini belum terdengar.

Sementara itu, mantan calon bupati independen dalam Pemilu Kepala daerah 2010 lalu, Mulyono menyatakan tidak berminat untuk maju lagi. Ia justru mendorong kawula muda berani meramaikan bursa pencalonan, melalui jalur independen.

Mulyono, warga desa Sumberagung Kec. Pancur ini berbagi tips saat pengumpulan foto copy kartu tanda penduduk (KTP) sebagai syarat pencalonan. Kala itu dikerjakan cukup serius, datang langsung ke rumah rumah warga, sekaligus meminta doa restu. Hanya butuh waktu sekira tiga bulanan, sudah selesai. Selain murah dan efektif, cara tersebut langsung menyentuh ke hati pemilih.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kab. Rembang, Minanus Suud menjelaskan pasangan calon bupati dan wakil bupati jalur independen, wajib mengumpulkan syarat dukungan foto copy KTP pemilih minimal 4 % dari jumlah penduduk se kabupaten Rembang, dengan area sebarannya di 50 % kecamatan. Apabila total penduduk sekira 645 ribuan orang, setidaknya wajib menyerahkan 25.800 an lembar foto copy KTP pemilih. Untuk kepastian syarat tersebut, masih menunggu selesainya regulasi yang terus digodok oleh KPU Kab. Rembang.

Dulu, dalam Pilkada tahun 2010, tercatat dua pasangan calon independen maju, masing masing Yahya Amin – HN Suryana dan Mulyono – Imam Baihaqi. Mereka kalah oleh pasangan Moch. Salim – Abdul Hafidz, yang diusung Partai Demokrat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *