Flash News
No posts found

Pungli Menjalar Keluar, Satlantas Siap Telusuri

Kemacetan menuju akses masuk jembatan timbang Sarang, diduga menjadi sasaran empuk Pungli oknum aparat kepolisian.

Kemacetan menuju akses masuk jembatan timbang Sarang, diduga menjadi sasaran empuk Pungli oknum aparat kepolisian.

Sarang – Satuan Lalu Lintas Polres Rembang akan mengecek informasi adanya dugaan pungutan liar oknum anggotanya di jalur Pantura Kec. Sarang, perbatasan Jawa Tengah dengan Jawa Timur, dekat jembatan timbang.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Rembang, AKP Raden Dian Kusumasmoro ketika dikonfirmasi, hari Selasa (26 Agustus 2014), menuturkan setelah memperoleh informasi semacam itu, ia terlebih dahulu harus memastikan kebenarannya seperti apa. Yang jelas selama ini pihaknya dalam setiap apel, selalu mengingatkan kepada anggota, agar menghindari aksi pungutan liar di jalan. Kalau sampai terbukti, tentu akan ada sanksi sesuai kadar kesalahan. Bisa ditegur atau dimutasi ke kesatuan lain.

AKP Raden Dian menambahkan Satlantas telah berkoordinasi dengan jembatan timbang, untuk mengatasi kemacetan di jalur Pantura perbatasan kedua provinsi, akibat panjangnya antrean kendaraan yang akan masuk ke jembatan timbang. Menurut rencana, jika semula hanya ada 1 jalur di dalam jembatan timbang, akan ditambah menjadi 3 jalur, supaya arus kendaraan lebih lancar.

Sebelumnya, berdasarkan penelusuran Reporter R2B, antrean kendaraan yang akan masuk ke jembatan timbang, sering kali mengular sampai wilayah Bulu Bancar Tuban Jawa Timur.

Kondisi tersebut justru dimanfaatkan oleh sejumlah oknum aparat kepolisian, dengan dalih mengurangi kemacetan. Mereka diduga meminta sopir kendaraan tetap melanjutkan perjalanan, tanpa masuk jembatan timbang. Tapi terlebih dahulu musti menyerahkan uang antara Rp 20 – 50 ribu, tergantung jenis dan bobot muatan.

Sulaeman, seorang sopir truk lintas Jawa – Sumatera mengaku pernah memberikan uang Rp 50 ribu kepada oknum polisi. Menurutnya lebih baik, daripada harus terjebak macet selama hampir 1 jam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *