Flash News
No posts found

Dilantik, Langsung Kawal UU Desa

Ketua Karang Taruna baru, Djanadi Hadi Nugroho (paling kiri) berkoordinasi dengan anggotanya, usai pelantikan.

Ketua Karang Taruna baru, Djanadi Hadi Nugroho (paling kiri) berkoordinasi dengan anggotanya, usai pelantikan.

Rembang – Karang Taruna di kabupaten Rembang bertekad akan ikut mengawal pelaksanaan Undang Undang Desa. Pasalnya, penggelontoran dana minimal Rp 1 miliar setiap tahun rawan memancing penyimpangan, kalau tidak diawasi secara ketat.

Hal itu diungkapkan Djanadi Hadi Nugroho, Ketua Karang Taruna Kabupaten Rembang periode 2014 – 2019, seusai dilantik Pelaksana Tugas Bupati, Abdul Hafidz di pendopo museum Kartini, hari Kamis (28 Agustus 2014).

Menurut Djanadi, peran serta generasi muda yang tergabung dalam Karang Taruna selama ini cukup strategis. Tidak hanya fokus menggerakkan pemuda membantu pembangunan desa, namun juga mengkritisi setiap kebijakan yang melenceng. Tantangan kedepan salah satunya pemberlakuan Undang Undang Desa. Banyak perubahan aturan, seperti pengangkatan perangkat desa, struktur organisasi, fungsi kelembagaan dan keuangan desa. Personel Karang Taruna, kebanyakan berasal dari kalangan terdidik, sehingga diharapkan mampu menyukseskan UU Desa, supaya tepat sasaran.

Warga desa Glebeg Kec. Sulang ini menjamin tidak akan menyeret Karang Taruna, masuk kegiatan politik praktis.

Yang terpenting fokus meningkatkan partisipasi dalam berbagai kegiatan. Soal hak politik, diserahkan kepada pribadi masing masing. Pengurus tak mau campur tangan.

Posisi Djanadi Hadi Nugroho, kali ini menggantikan ketua Karang Taruna lama, Gunanto, warga desa Sumber Kec. Sumber. Selain ketua, ada 41 orang lainnya yang menjadi pengurus, terbagi dalam 11 bidang. Latar belakang mereka beragam. Mulai dari wiraswastawan, anggota DPRD hingga pengacara.

Pelaksana Tugas Bupati Rembang, Abdul Hafidz berharap Karang Taruna mampu menjembatani masalah yang berkembang di desa. Kalau digarap serius, juga bisa mendatangkan prestasi. Ia mencontohkan Karang Taruna desa Punjulharjo Kec. Rembang Kota. Baru baru ini, menjadi juara I lomba pilar pilar sosial tingkat provinsi Jawa Tengah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *