Flash News
No posts found

Kejar Terdakwa, Bawa Poster Ajakan

Tjahyono Santoso mendengarkan vonis Majelis Hakim. (gambar atas) korban penipuan, Gunawan Wijaya membawa poster, sambil diawasi aparat kepolisian.

Tjahyono Santoso mendengarkan vonis Majelis Hakim. (gambar atas) korban penipuan, Gunawan Wijaya membawa poster, sambil diawasi aparat kepolisian.

Rembang – Seorang notaris bodong di Rembang, dikejar korbannya, usai menjalani sidang, hari Rabu. Sambil membawa poster, warga tersebut juga melontarkan cacian, karena merasa emosi.

Usai sidang dengan agenda pembacaan putusan di Pengadilan Negeri Rembang, terdakwa Tjahyono Santoso langsung dikawal petugas, menuju ke dalam tahanan.

Belum sampai sel, datang Gunawan Widjaya, warga Jl Kartini – Rembang berusaha mendekati terdakwa. Ia sempat menyalami dan menuding Tjahyono telah membohongi masyarakat. Gunawan juga menenteng poster berisi ajakan, agar korban lain kembali melapor ke aparat kepolisian, jika kelak terdakwa bebas.

Gunawan adalah salah satu korban terdakwa. Kala itu ia menyerahkan uang sebesar Rp 27,5 juta kepada Tjahyono, saat masih membuka praktek notaris di Jl Dr Wahidin Rembang. Belakangan saat pindah ke Ruko dusun Grajen – Sumberejo, ternyata sudah tidak mengantongi izin praktek.

Uang tersebut untuk mengurus hak guna bangunan. Tapi tak kunjung beres. Bukan hanya satu dua orang, Gunawan meyakini warga yang tertipu cukup banyak, dengan nilai kerugian total sekira Rp 1 miliar. Rata rata mereka mempercayakan pembuatan sertifikat tanah kepada terdakwa.

Sementara itu dalam persidangan, Majelis Hakim Pengadilan Negeri yang diketuai Albertus Usada, memvonis terdakwa selama 1 tahun 6 bulan penjara. Putusan tersebut sesuai tuntutan jaksa penuntut umum. Albertus menyatakan terdakwa terbukti melakukan penipuan, bukan penggelapan.

Penasehat hukum terdakwa, Darmawan Budiharto mengaku pikir pikir, akan mengajukan banding atau tidak. Hakim memberikan waktu satu Minggu.

Saat sidang, Majelis Hakim membeberkan sejumlah hal yang meringankan terdakwa, yakni telah berusia lanjut 69 tahun, mengakui perbuatannya dan menyesal. Sedangkan yang memberatkan, tindakan terdakwa merugikan korban, serta mencemarkan nama baik Notaris.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *