Flash News
No posts found

KPU Tetapkan Serba 9, Demokrat Incar Rembang 1

Gunasih, politisi Partai Demokrat.

Gunasih, politisi Partai Demokrat.

Rembang – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Rembang menetapkan “coblosan” bupati dan wakil bupati Rembang, untuk putaran pertama dijadwalkan berlangsung tanggal 09 Mei 2015. Jika ada pemilihan putaran ke II, menurut rencana digelar tanggal 09 Juli 2015.

Ketua KPU Kab. Rembang, Minanus Suud, Jumat pagi (29/8) menjelaskan pemilihan tanggal tersebut, setelah pihaknya melakukan rapat pleno. Memang waktu yang dipilih, hampir sama seperti pelaksanaan Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden lalu. Bedanya pemilu Legislatif kala itu, tanggal 09 April. Pemilihan kepala daerah dua tahap, menurut perkiraan butuh anggaran sampai Rp 24 miliar.

Setelah penyusunan tahapan Pemilu Kepala Daerah selesai, nantinya KPU Kab. Rembang akan mencari masukan dari pemerintah kabupaten, partai politik dan masyarakat. Kalau tidak ada masalah, maka baru disiapkan rencana launching.

Wakil Ketua Sementara DPRD Rembang, Gunasih menyatakan setuju setuju saja terhadap tahapan yang dibuat oleh KPU Kabupaten. Ia berharap pemilihan angka serba 9 itu, akan mendatangkan berkah.

Politisi Partai Demokrat asal desa Sendangmulyo Kec. Sluke ini menimpali partainya sudah menggelar rapat. Intinya akan mengincar posisi kursi Rembang 1 (Bupati). Bahkan mulai melakukan survei ke lapangan, untuk memperoleh gambaran kriteria dan sosok calon yang diinginkan pemilih. Terkait namanya yang disebut sebut sebagai salah satu kandidat kuat, Gunasih berpendapat secara pribadi belum terpikirkan. Ia ingin fokus dulu mengemban amanah menjadi Wakil Ketua DPRD.

Sementara itu, Wakil Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kab. Rembang, Robhis Swabihantoro mengaku akan mencermati dulu, seluruh tahapan yang disusun penyelenggara Pemilu Kepala Daerah. Baru selanjutnya memberikan usulan, perlu revisi atau tidak.

Robhis mengungkapkan partainya realistis saja. Hanya menempatkan 1 wakil di gedung DPRD Rembang, PKS belum mengambil sikap politik apapun. Meski demikian, komunikasi antar partai politik, ia sendiri merasakan belakangan semakin intens.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *