Flash News
No posts found

Usulkan Jembatan Dilebarkan, Muncul Kendala

Kemacetan melanda ruas jalan di Pamotan, karena jembatan utara Masjid masih sempit.

Kemacetan melanda ruas jalan di Pamotan, karena jembatan utara Masjid masih sempit.

Pamotan – Ruas jalan sebelah utara Masjid Pamotan, belakangan ini semakin ramai. Bahkan sering kali terjadi kemacetan, terutama saat bersamaan hari pasar hewan Pamotan. Salah satu penyebabnya, karena kondisi jembatan utara Masjid sempit, tidak sebanding dengan volume kendaraan yang terus meningkat.

Edi Siswoyo, seorang warga desa Ringin Kec. Pamotan mengaku hampir setiap hari melintasi jalur tersebut. Menurutnya jalan antara Pamotan – Sedan – Jatirogo termasuk penting. Apalagi jika Pantura macet, pasti menjadi akses pengalihan arus kendaraan dari arah Semarang maupun Surabaya. Ia berharap pemerintah segera melebarkan jembatan, supaya lalu lintas lebih lancar.

Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi Dan Informatika Kab. Rembang, Suyono mengakui jembatan utara Masjid Pamotan memang sudah mendesak, untuk dilebarkan. Pihaknya telah mengusulkan kepada Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Tengah. Respon mereka cukup bagus dan telah mengecek lokasi. Semula lebar jembatan hanya 7 meter, kelak akan dilebarkan menjadi 12 meter. Saat ini masih tahap perencanaan. Pembangunan kemungkinan dimulai tahun 2015 atau paling lambat 2016 mendatang.

Suyono menambahkan kalau jembatan jadi dirombak, kendalanya yakni kesulitan mencari jalur alternatif, untuk mengalihkan arus kendaraan. Paling tidak butuh jembatan darurat, sebagai sarana perlintasan sementara sepeda motor dan mobil ukuran kecil. Padahal sungai di lokasi itu tergolong cukup dalam. Dishubkominfo tengah mencari solusi terbaik, yang penting jembatan bisa ditingkatkan kualitasnya, demi kebutuhan jangka panjang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *