Flash News
No posts found

Perawat Buka Praktek, Siapa Takut

Suasana seminar keperawatan di gedung Sanggar Budaya, hari Sabtu. (gambar atas) perawat saat berada di Alun Alun Rembang, belum lama ini.

Suasana seminar keperawatan di gedung Sanggar Budaya, hari Sabtu. (gambar atas) perawat saat berada di Alun Alun Rembang, belum lama ini.

Rembang – Para perawat kedepan diharapkan ikut membuka praktek mandiri di rumah masing masing, untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Bisa secara perorangan atau kelompok.

Hal itu diungkapkan Tabah Tohamik, ketua panitia kegiatan seminar keperawatan di Gedung Sanggar Budaya Rembang, hari Sabtu (30 Agustus 2014), yang diselenggarakan oleh Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kab. Rembang. Terkait perizinan praktek, perawat harus mengurus permohonan surat tanda registrasi, surat izin kerja dan surat izin praktek perawat (SIPP) melalui Dinas Kesehatan Kabupaten setempat.

Dalam seminar kali ini, pihaknya mengundang sekira 250 an perawat se kabupaten Rembang. Mereka mendapatkan pembekalan rinci tentang perawatan luka diabetes. Semisal larangan penggunaan obat merah, karena dianggap merusak pertumbuhan jaringan kulit baru. Kemudian penggantian perban pada luka. Jika semula dilakukan sekali sehari, sebaiknya tiga hari sekali, memperhitungkan kelembaban luka. Tabah menimpali ilmu kedokteran belakangan berkembang pesat. Maka perawat dituntut terus meningkatkan kualitas.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang, Ali Syofii mengapresiasi kegiatan tersebut, karena tantangan pelayanan kesehatan kedepan semakin kompleks. Menurutnya, peran perawat sangat vital, menopang tugas tugas dokter.

Ali Syofii menambahkan beberapa kali masih mendengar pasien atau keluarganya mengeluhkan ketidakramahan perawat.

Hal ini jangan bosan bosan menjadi bahan instropeksi. Dengan kebiasaan senyum, salam dan sapa, perawat akan mendapatkan respon positif dari masyarakat. Bahkan ibaratnya ikut membuat pasien lebih cepat sembuh, dari waktu normal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *