Flash News
No posts found

BBM Naik, Buruh Tuntut Gaji Naik

Ketua DPC SPSI Kab. Rembang, Jasmani (bertopi) memimpin rapat reorganisasi serikat pekerja transportasi Indonesia PT Hasil Lasem Indah, Minggu siang.

Ketua DPC SPSI Kab. Rembang, Jasmani (bertopi) memimpin rapat reorganisasi serikat pekerja transportasi Indonesia PT Hasil Lasem Indah, Minggu siang.

Lasem – Kalangan buruh di kabupaten Rembang mendesak pemerintah, agar kelak ikut menerima kartu bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, apabila ada program pembatasan. Hal itu menyeruak dalam kegiatan reorganisasi Serikat Pekerja Transportasi Indonesia PT Hasil Lasem Indah, di gedung Prasojo, sebelah timur Pasar Lasem, hari Minggu (31 Agustus 2014).

Ketua Dewan Pengurus Cabang Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kab. Rembang, Jasmani “Jayeng” berpendapat jangan hanya petani dan nelayan saja yang diberi kartu BBM. Buruh yang bekerja di berbagai sektor perusahaan, musti dipikirkan.

Khusus usaha transportasi, subsidi bisa dicairkan melalui perusahaan masing masing. Tanpa subsidi, dikhawatirkan banyak buruh terancam menganggur.

Selain itu, kalau memang benar harga BBM akan naik, tentu gaji buruh, juga musti dinaikkan. Pria yang juga anggota DPRD PDI Perjuangan asal desa Gedongmulyo Kec. Lasem ini, mengingatkan upah minimum kabupaten Rembang sebesar Rp 985 ribu per bulan, tidak sebanding dengan biaya pengeluaran sehari hari.

Jasmani “Jayeng” didampingi Humas SPSI, Suparno “Gusno” mengaku prihatin terhadap masih adanya buruh belum memperoleh layanan kesehatan gratis. Maka ia menyarankan buruh segera menghubungi pengurus Serikat Pekerja Seluruh Indonesia, agar dibantu menyelesaikan. Sedangkan kepatuhan membayar gaji sesuai upah minimum kabupaten, hasil pantauannya sejumlah perusahaan sudah menjalankan.

Diakhir pertemuan, akhirnya terbentuk susunan Serikat Pekerja Transportasi Indonesia PT Hasil Lasem Indah.

Sebagai ketua diduduki Bambang Irwanto, warga desa Karasgede Kec. Lasem, sehari hari merupakan sopir PT Hasil Lasem Indah, sedangkan Yadi menjadi sekretaris dan posisi bendahara dipegang Agus Sulistyono. SPSI yang membawahi Serikat Pekerja Transportasi Indonesia, selalu mengarahkan agar pengurus baru benar benar serius memperjuangkan hak hak rekannya, sesama kaum buruh.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *