Flash News
No posts found

Kesurupan, Tiap Pagi Diminta Baca Asmaul Husna

Siswi kesurupan dikawal siswa lain, sampai ke pinggir jalur Pantura, depan pos Satpam MAN Lasem, Selasa pagi.

Siswi kesurupan dikawal siswa lain, sampai ke pinggir jalur Pantura, depan pos Satpam MAN Lasem, Selasa pagi.

Lasem – Sejumlah siswi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Lasem, hari Selasa (02 September 2014) kembali berteriak teriak histeris, diduga karena kesurupan. Peristiwa itu terjadi sejak Senin, ketika bersamaan dengan kegiatan istighozah.

Kepala Sekolah MAN Lasem, Shofi menuturkan hari Senin hanya sekira 6 – 10 anak yang kesurupan, sedangkan pada hari Selasa relatif jauh berkurang. Ia enggan mengaitkan kejadian tersebut dengan pembangunan tempat wudhlu dan tandon air.

Bagaimanapun sekolah harus meningkatkan sarana pra sarana, untuk menunjang pembelajaran. Apalagi jumlah siswa terus bertambah, mencapai 1.086 anak. Memang pekerja sempat menemukan tulang, saat menggali tanah. Diduga lokasi tersebut dulu merupakan pangkalan atau kongsi, pada zaman perang.

Kalau dituding mengganggu makhluk halus, kemudian memicu siswi kesurupan, pihaknya memilih berprasangka baik saja.

Shofi menegaskan dari sisi pemantapan mental kerohanian, sekolah mewajibkan para siswa membaca Asmaul Husna, saat pagi hari akan masuk kelas. Setelah itu disusul sholat duha dan sebulan sekali mengadakan doa bersama, supaya bisa lepas dari gangguan makhluk ghaib. Sedangkan langkah langkah lain juga sudah ditempuh. Pria asli Kudus ini mengklaim siswi kesurupan tidak sampai mengganggu aktivitas belajar mengajar. Menurutnya masih bisa terkendali, lantaran kesurupan hanya berlangsung 1 – 2 menit saja.

Pihak sekolah menghimbau orang tua/wali murid tetap tenang. Akan lebih baik mereka juga ikut memperhatikan putra putri masing masing. Misalnya sejak berangkat dari rumah, diingatkan untuk sarapan dan berdoa dulu. Kalau sampai sekolah, usahakan jangan sering melamun.

Masalah semacam ini, tak hanya melanda MAN Lasem. Beberapa waktu lalu, kasus serupa juga pernah dialami MAN Rembang, SMAN Kragan dan SMPN I Sulang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *