Flash News
No posts found

Latihan SAR Telan Korban, Pendidikan Bintara Polri

Ayah korban sangat terpukul, setelah putranya meninggal dunia, dalam pendidikan Bintara Polri.

Ayah korban sangat terpukul, setelah putranya meninggal dunia, dalam pendidikan Bintara Polri.

Rembang – Seorang warga desa Weton Kec. Rembang Kota yang menjalani pendidikan Bintara Polri di Nusa Tenggara Barat meninggal dunia. Korban bernama Yoga Andika Adianto, berusia sekira 19 tahun.

Ia adalah anak pertama dari tiga bersaudara. Ayahnya juga anggota polisi, Aiptu Sukodiyanto, sehari hari bertugas sebagai Kepala Unit Bimbingan Masyarakat Polsek Sluke.

Informasi yang digalang Reporter R2B menyebutkan, waktu itu hari Senin, berlangsung latihan SAR, renang di laut. Saat rekan rekannya sesama Bintara tiba di pinggir pantai, baru ketahuan, ternyata korban belum juga sampai. Diduga Yoga Andika Adianto tenggelam, karena kelelahan.

Setelah itu, instruktur langsung melakukan pencarian. Begitu ketemu, korban sempat mendapatkan pertolongan. Namun Yoga sudah keburu menghembuskan nafas terakhir. Kejadian tersebut disampaikan ke keluarga almarhum di desa Weton Kec. Rembang Kota.

Hari Selasa (02 September 2014), Polres Rembang berkoordinasi dengan aparat kepolisian di Nusa Tenggara Barat. Ada dua orang perwira Polres Rembang datang menjemput ke Bandara Ahmad Yani Semarang, yakni Kepala Bagian Sumber Daya, Kompol Yohan Setiajid dan Kepala Seksi Propam, Ipda Sunandar.

Kompol Yohan Setiajid menjelaskan jenazah diberangkatkan menuju Jakarta dulu, menyesuaikan route pesawat, setelah itu baru ke Bandara Ahmad Yani Semarang. Kalau lancar, diperkirakan sampai Rembang, antara pukul 19.00 – 20.00 WIB, Selasa malam. Tapi karena ada sejumlah proses penyerahan yang harus dilewati secara kedinasan, jenazah baru tiba sekira pukul 10 malam.

Suasana harupun menyelimuti rumah duka di sebelah timur lapangan desa Weton. Orang tua korban sangat shock.

Tampak anggota polisi, terus berdatangan menyampaikan rasa bela sungkawa. Almarhum dikenal sebagai anak yang pintar dan rajin beribadah. Setelah lulus dari SMAN I Rembang tahun 2014, memilih mendaftar polisi, ternyata langsung diterima. Baru 3 bulan pendidikan, Yoga meninggal dunia. Selamat jalan Yoga Andika Adianto. Semoga arwahmu tenang di sisi-Nya.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *