Flash News
No posts found

Di Sale Camat Turun Nagih, Di Sarang Sulit Penuhi Target

Camat Sarang, Edi Kiswanto.

Camat Sarang, Edi Kiswanto.

Rembang – Camat Sale, Kunardi musti turun langsung ke desa desa, untuk menagih pajak bumi dan bangunan (PBB).

Kunardi menuturkan potensi uang PBB di wilayahnya mencapai Rp 502 juta lebih. Sampai hari Kamis (04 September 2014), baru 6 desa yang melunasi, sedangkan 9 desa belum tuntas. Alasan paling sering terdengar, karena uang masih dibawa oleh perangkat desa yang menjadi petugas rayon. Pihaknya memberikan batas waktu terakhir pada tanggal 25 September 2014, lantaran akhir September sudah harus masuk kas daerah. 9 desa yang belum lunas, menyatakan siap menyerahkan setoran uang pajak bumi dan bangunan, sebelum “dead line” tersebut.

Sementara itu di kecamatan Sarang, tim penagih juga rajin bergerak turun ke desa, sesuai dengan jadwal kunjungan.

Camat Sarang, Edi Kiswanto mengungkapkan sebenarnya pembayaran masyarakat, relatif cukup lancar. Hanya saja ada tanah maupun bangunan milik warga luar daerah, sehingga susah ditarik. Belum lagi kebiasaan sebagian petugas rayon mengulur ulur waktu.

Se kecamatan Sarang, total nilai uang PBB sebesar Rp 1 miliar lebih. Sering kali tidak bisa lunas 100 %. Tentu pihak kecamatan tidak bisa “nomboki” dulu, ia mempertanyakan uang dari mana.

Edi Kiswanto mendorong masyarakat terus meningkatkan kesadaran akan pentingnya membayar pajak bumi dan bangunan, karena kelak uang dikembalikan lagi, dalam bentuk pembangunan. PBB sektor perdesaan dan perkotaan, sejak tahun 2014 dikelola oleh daerah, bukan lagi Direktorat Jendral Pajak, sehingga manfaatnya diharapkan lebih terasa.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *