Flash News
No posts found

Semrawut, Tak Ada Pemetaan Yang Jelas

Tumpukan batu putih di pinggir jalan raya desa Wonokerto Kec. Sale.

Tumpukan batu putih di pinggir jalan raya desa Wonokerto Kec. Sale.

Sale – Usaha pengolahan batu putih di Kec. Sale terus bertambah, tapi pemerintah kabupaten belum mempunyai pemetaan lokasi yang jelas.

Camat Sale, Kunardi menuturkan sejauh ini desa Wonokerto menjadi tempat paling favorit dituju oleh pengusaha tambang. Selain PT Omya, ada sejumlah pelaku bisnis lain, rata rata berasal dari luar daerah. Pertumbuhannya satu dua setiap tahun, tetapi khusus tahun ini belum ada lagi.

Kunardi menambahkan satu sisi keberadaan pabrik mampu mengurangi angka pengangguran. Hanya saja karena operasionalnya menggunakan alat alat berat, sering menimbulkan kebisingan, sehingga mengganggu kenyamanan masyarakat. Untuk itu pihaknya menekankan supaya pemain baru yang ingin menanamkan usahanya di Kec. Sale, benar benar memperhatikan izin gangguan lingkungan. Apabila masyarakat menolak, tentu kecamatan juga tidak akan berani meneken tanda tangan, dalam pengajuan surat rekomendasi izin.

Sementara itu, Muhammad Rouf, warga desa Wonokerto Kec. Sale berharap pemerintah kabupaten berani menolak, kalau lokasi pabrik dekat dengan permukiman penduduk.

Menurutnya batu putih yang ditumpahkan dari atas truk dan kegiatan penggilingan, rawan mengganggu masyarakat sekitar. Apalagi ketika aktivitas produksi berlangsung sampai malam hari. Rouf mengusulkan kedepan ada pemetaan, mana kawasan untuk industri sektor tambang dan mana pula yang dilarang. Sejauh ini pengamatannya tidak ada pengaturan, sehingga terkesan semrawut.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *