Flash News
No posts found

Kekeringan, Alih Fungsi Marak

Petambak di desa Dasun Kec. Lasem beraktivitas di lahan yang sebelumnya merupakan persawahan, Minggu pagi (07/9).

Petambak di desa Dasun Kec. Lasem beraktivitas di lahan yang sebelumnya merupakan persawahan, Minggu pagi (07/9).

Lasem – Para petani di desa Dasun Kec. Lasem mengalihkan lahan pertanian menjadi areal tambak, karena banyak yang mengalami kekeringan, saat puncak musim kemarau seperti sekarang.

Salah satunya di pinggir ruas jalan antara desa Dasun sampai dengan jalur Pantura Sendangasri. Di lokasi tersebut, persawahan yang kering kerontang, sebagian dialihfungsikan untuk tambak garam.

Tugiyo, warga desa Dasun, selaku mandor tambak menuturkan ketika kelak musim penghujan tiba, digunakan sebagai tambak bandeng. Belakangan jumlah sawah yang menjadi tambak semakin bertambah, terutama di sisi timur, dekat pangkalan truk. Menurutnya kalau tetap ditanami padi atau palawija, bukannya untung, justru kerap kali merugi.

Alasannya petani sebatas mengandalkan hujan, sedangkan embung maupun sarana irigasi belum ada. Selama dijadikan tambak garam, satu petak lahan mampu menghasilkan garam sampai 1 ton, dalam sekali panen yang membutuhkan waktu 21 hari. Berbeda saat masih digarap untuk sawah, tanaman padi berulang kali mengering dan hanya dibabati untuk pakan ternak sapi.

Tugiyo mengakui tambak baru sekarang, memang agak jauh dari pesisir pantai. Akibatnya petambak harus mengoptimalkan mesin diesel, untuk mengalirkan air laut. Apalagi beberapa jalur anak sungai Bagan mengalami pendangkalan parah.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pertanian Dan Kehutanan Kab. Rembang, Suratmin menyatakan pihaknya ingin melindungi lahan pertanian produktif melalui program lahan lestari, untuk menjamin pasokan gabah kering panen. Ia menghimbau sawah yang bisa panen padi minimal dua kali setahun, jangan dialihfungsikan. Tapi kalau sudah tidak produktif, pemilik dipersilahkan melakukan upaya lain.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *