Flash News
No posts found

Pelayanan Terganggu, Bus Disandera

Kades Blimbing, Warjuki (kanan) berada di depan ruang pertemuan balai desa yang masih porak poranda, Senin pagi.

Kades Blimbing, Warjuki (kanan) berada di depan ruang pertemuan balai desa yang masih porak poranda, Senin pagi.

Sluke – Pihak desa Blimbing Kec. Sluke, hingga Senin siang (08 September 2014) “menyandera” sementara bus pariwisata yang menabrak pagar kantor dan ruang pertemuan balai desa.

Kepala Desa Blimbing, Warjuki menyatakan sebelum pertanggungjawaban perbaikan kerusakan dituntaskan, pihaknya melarang bus tersebut dievakuasi. Pernah dari perwakilan pengurus bus meminta agar bus yang terguling ditarik, kemudian dipindahkan ke lahan parkir sebuah rumah makan. Tapi ia menolak, dengan alasan proses musyawarah akan lebih rumit.

Warjuki menambahkan pagar dan balai pertemuan mendesak ditangani, agar tidak mengganggu pelayanan masyarakat. Kali pertama pihaknya memathok dana perbaikan Rp 75 juta, kemudian setelah proses negosiasi, turun menjadi Rp 45 juta. Itupun belum ada kesepakatan. Kalau terus terusan buntu, alternatif terakhir, pihak sopir atau pengurus bus dipersilahkan memperbaiki sendiri, yang penting bangunan kembali baik seperti semula. Ia menegaskan sama sekali tak bermaksud mencari keuntungan ditengah musibah kecelakaan. Permintaan desa Blimbing, menurutnya masih wajar.

Sementara itu, sejumlah pekerja proyek tebing jalan di pinggir jalur Pantura, yang semula biasa menumpang tidur di dalam ruang pertemuan balai desa Blimbing, sekarang memilih pindah ke ruangan lain. Salah satu pekerja, Temok, asal Blora mengaku khawatir bangunan akan roboh, karena semua tiang beton penyangganya retak retak.

Sebagaimana kami beritakan, sebuah bus pariwisata membawa 30 an suporter klub sepak bola Arema Indonesia yang akan menuju ke Jepara, menabrak pagar kantor dan ruang pertemuan balai desa Blimbing Kec. Sluke. Bus terguling memenuhi halaman balai desa.

Tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Hanya saja sejumlah suporter menderita luka luka, langsung dilarikan ke Puskesmas Sluke.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *