Flash News
No posts found

Membludak, Kehabisan Tempat Jualan

Pedagang Haul Sunan Bonang, bersiap mendirikan lapak berjualan di pinggir jalur Pantura, Senin pagi.

Pedagang Haul Sunan Bonang, bersiap mendirikan lapak berjualan di pinggir jalur Pantura, Senin pagi.

Lasem – Puluhan pedagang, hari Senin (08 September 2014) mulai memadati pinggir jalur Pantura di desa Bonang Kec. Lasem, untuk mengais rezeki selama kegiatan haul Sunan Bonang, yang puncaknya berlangsung Selasa malam sampai dengan Rabu pagi.

Salah satunya Heriyadi, pedagang dari Jatirogo Tuban Jawa Timur. Ia mengaku baru kali pertama ini menjajakan jilbab dalam kegiatan Haul Sunan Bonang, setelah mendengar cerita pedagang lain, suasananya sangat ramai tahun lalu.

Heriyadi membuat lapak kecil, untuk berjualan di sebelah utara jalur Pantura. Seputar uang sewa, nilainya bervariasi. Ada yang mencapai Rp 400 ribu, ditanggung beberapa orang pedagang. Kalau dirinya, kebetulan sebatas membayar uang ganti listrik saja. Ia berharap akan banyak pengunjung, sehingga tidak percuma datang jauh jauh dari Tuban Jatim.

Kepala Desa Bonang Kec. Lasem, Syaeful Sodiqin membenarkan jumlah pedagang membludak, dari Demak, Pati, Kudus dan sejumlah daerah di Jawa Timur. Akibatnya banyak yang tidak kebagian tempat berjualan. Mereka bahkan sempat minta izin kepada desa, agar tetap bisa membuka lapak di pinggir jalur Pantura. Ia terpaksa membolehkan, asalkan jangan memakan bahu jalan, karena rawan mengakibatkan kemacetan. Syaeful menganggap haul Sunan Bonang menjadi agenda rutin tahunan, untuk mengenang perjuangan Sunan Bonang dalam menyebarkan agama Islam.

Sementara itu, Kapolsek Lasem, Iptu Muhammad Syuhada menyampaikan pihaknya akan mengerahkan sekira 20 an orang personel, untuk mengamankan puncak Haul Sunan Bonang. Selain itu juga dibackup Polres Rembang.

Berdasarkan agenda kegiatan yang disusun Yayasan Sunan Bonang, Selasa malam (09/9) berlangsung pengajian akbar di Pesarean Sunan Bonang, menghadirkan KH Buchori Masruri dan KH Umar Muthohar, kemudian Rabu pagi (10/9) bertempat di komplek Makam Sunan Bonang, digelar tahlil, pengajian umum dan istighozah bersama KH Abdul Qoyyum Lasem.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *