Flash News
No posts found

Geleng Geleng, Terima Berondongan SMS

Petani di desa Pragu Kec. Sulang, sibuk merajang tembakau, baru baru ini.

Petani di desa Pragu Kec. Sulang, sibuk merajang tembakau, baru baru ini.

Rembang – Pelaksana Tugas Bupati Rembang, Abdul Hafidz berlakangan ini turut menjadi sasaran kekesalan sejumlah petani tembakau, yang hasil panenannya tidak dibeli perusahaan mitra, PT Sadana Arif Nusa.

Saat memberikan sambutan dalam rapat koordinasi tenaga kerja dan transmigrasi di lantai IV Gedung Sekretariat Daerah Rembang, hari Selasa (09 September 2014), Abdul Hafidz mengaku menerima berondongan pesan pendek sms petani yang mengeluh, daun tujuh ke bawah tidak laku. Mereka juga menanyakan bagaimana langkah PLT Bupati, sehingga sempat geleng geleng mendapatkan keluh kesah tersebut. Ia mengingatkan kerja sama dengan PT Sadana Arif Nusa telah memasuki tahun ke 4, perusahaan ingin petani selangkah lebih maju.

Pihaknya telah membicarakan masa depan tembakau dengan PT Sadana, intinya konsisten membuat kesepakatan kerja sama dengan petani. Begitu ada masalah, tidak saling menyalahkan. Ia justru khawatir PT Sadana akan pergi dari Rembang, kemudian memilih menjalin kemitraan dengan petani di daerah lain.

Abdul Hafidz mengungkapkan semua musti dikembalikan lagi kepada petani, apakah sudah benar benar menjalankan arahan dari perusahaan kemitraan atau belum. Dirinya melakukan survei secara acak, ternyata petani yang patuh, hasil keuntungannya lumayan bagus.

Sementara itu, Jayadi, petani tembakau di Kec. Sumber menganggap keberadaan PT Sadana Arif Nusa masih dibutuhkan, demi kelancaran pemasaran.

Tapi belakangan memang muncul kelompok dari luar Sadana yang siap membeli daun tembakau basah, masih berbentuk rajangan maupun tembakau kering. Harganya lebih mahal, daripada ikut kemitraan. Kelemahannya, harga mengikuti hukum pasar. Begitu memasuki panen raya, harga rawan anjlok, karena pasokan barang melimpah. Sebagian petani nekat menjual kepada mereka, untuk daun bagian bawah. Sedangkan daun atas tetap disetor ke gudang Sadana di desa Landoh Kec. Sulang.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *