Flash News
No posts found

PLT Bupati Dikado Sulak Dan Cotton Buds, Artinya?

PLT Bupati Rembang, Abdul Hafidz mendapatkan hadiah pohon dari kalangan LSM.

PLT Bupati Rembang, Abdul Hafidz mendapatkan hadiah pohon dari kalangan LSM.

Rembang – Sejumlah LSM di Rembang, Selasa siang (09 September 2014) menghadiahi Pelaksana Tugas Bupati Rembang, Abdul Hafidz dengan bibit pohon bintaro, sekop, sulak dan replika pembersih telinga (cotton buds) sepanjang 1 meter.

Hal itu sebagai buntut aksi penebangan pohon di sekitar Alun Alun Rembang. Apalagi setelah berulang kali LSM mencoba konfirmasi dengan Bidang Tata Ruang Dan Pertamanan Dinas Pekerjaan Umum, tidak ditanggapi.

Suparno “Gusno” dari LSM Semut Abang menuturkan, pohon bintaro merupakan lambang agar pemkab Rembang mencintai penghijauan dan tidak seenaknya menebangi pohon. Sekop adalah pertanda gerakan lahan hijau, sulak untuk bersih bersih oknum pejabat yang tidak pro lingkungan, sedangkan pembersih telinga menjadi lambang agar jajaran pemerintah jangan berpura pura tuli, tetapi juga harus mendengar pertanyaan masyarakat.

Pelaksana Tugas Bupati Rembang, Abdul Hafidz mengaku akan menanyakan masalah penebangan pohon di alun alun. Meski tidak mengetahui penyebab pastinya, namun ia menduga upaya tersebut untuk kebaikan kedepan. Bahkan beberapa pohon yang dianggap tidak cocok, akan ditebang dan diganti dengan jenis tanaman lain. Sebagai lokasi jantung kota dan menjadi “jujugan” warga, diharapkan pengembangannya memikirkan jangka panjang.

Di tempat terpisah, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek penataan Alun Alun Rembang, Sigit Widyaksono menjelaskan lebih gamblang.

Sigit mengatakan sebelah utara Alun Alun, akan dibuat tempat parkir, trotoar dan pagar pengaman. Pagar dibangun berjarak sekira setengah meter dari jalur Pantura, sedangkan di dalam pagar nantinya ditanami pohon sebagai peneduh. Pohon yang lama terpaksa ditebang, karena terlalu dekat dengan jalan raya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *