Flash News
No posts found

Sore Dipasang, Langsung Dilanggar

Bus melanggar larangan parkir di Jl Pemuda Rembang, Selasa pagi.

Bus melanggar larangan parkir di Jl Pemuda Rembang, Selasa pagi.

Rembang – Pemerintah kabupaten Rembang menambah pemasangan puluhan rambu rambu larangan parkir, untuk mengurangi kesemrawutan lalu lintas. Sayangnya upaya tersebut tidak diimbangi kedisiplinan pengguna jalan. Pagi hari selesai dipasang, tak berselang lama langsung dilanggar. Bahkan beberapa titik rawan dirusak, karena ada yang merasa tidak nyaman.

Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi Dan Informatika Kab. Rembang, Suyono mengakui jumlah anggotanya maupun aparat kepolisian terbatas, tentu tidak bisa mengawasi terus terusan selama 24 jam. Meski demikian pihaknya akan tetap menggiatkan operasi. Yang paling penting adalah kesadaran masyarakat, karena bagaimanapun keberadaan rambu rambu juga untuk menunjang keselamatan mereka.

Suyono menambahkan rambu rambu larangan parkir dipasang hanya satu arah, sehingga pengguna jalan bisa parkir ke bahu jalan lain. Tujuannya agar kendaraan tidak parkir sembarangan, memenuhi kedua bahu jalan. Ia mencontohkan Jl Pemuda Rembang, dekat garasi bus Subur Jaya, juga dipasangi rambu larangan parkir, Senin sore kemarin (8/9), setelah banyak keluhan masyarakat yang merasa terganggu oleh deretan bus.

Seorang pengguna jalan, Kasturi, warga desa Kaliombo Kec.Sulang mengungkapkan hampir setiap hari melintasi Jalan Pemuda. Ia pasti memperlambat laju sepeda motornya, karena pandangan tertutup. Kalau ada pengayuh sepeda atau pengendara motor keluar mendadak dari dalam gang, tentu sangat berbahaya. Maka dirinya mendukung tambahan rambu tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *