Flash News
No posts found

Penjabat Non PNS Harus Diganti, Tahun Depan 41

Seorang warga menempeli motornya dengan tanda gambar calon, ketika Pilkades tahun 2013 silam.

Seorang warga menempeli motornya dengan tanda gambar calon, ketika Pilkades tahun 2013 silam.

Rembang – Pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) di kabupaten Rembang, dipastikan masih cukup lama, karena harus menunggu adanya Perda baru sebagai tindak lanjut Undang Undang Desa.

Kepala Bagian Tata Pemerintahan Pemkab Rembang, Akhsanudin menjelaskan setelah Undang Undang Desa disahkan, nantinya ada 18 peraturan pemerintah (PP) yang akan memperinci Undang Undang. Sampai hari Jumat (12 September 2014), baru turun dua peraturan pemerintah. Padahal dari PP tersebut, dijadikan dasar Pemkab Rembang untuk mengusulkan rancangan peraturan daerah kepada DPRD, salah satunya tentang tata cara pemilihan, pelantikan dan pemberhentian kepala desa. Meski demikian, Bagian Pemerintahan mulai menyiapkan kerangka Raperdanya. Diharapkan akhir tahun 2014, gambaran Raperda akan semakin jelas.

Akhsanudin mengakui cukup banyak desa menanyakan seputar rencana Pilkades, karena mereka bersemangat melangsungkan pesta demokrasi ditingkat desa itu, setelah pada tahun 2014 dilarang, mengingat bersamaan dengan Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden.

Karena masih cukup lama, Penjabat (PJ) Kades musti diperpanjang masa jabatannya, begitu selesai 6 bulan. Tapi berdasarkan UU Desa baru, PJ Kades wajib berstatus pegawai negeri sipil. Masih terdapat desa desa yang PJ nya bukan pegawai negeri, sehingga dalam waktu dekat harus menyesuaikan.

Kalau kebetulan Sekdesnya PNS, tak masalah. Bisa langsung diploting menjadi Penjabat Kades. Tapi apabila kesulitan mencari personel, perlu dicarikan jalan keluar, semisal pegawai kecamatan dikirim ke desa yang membutuhkan. Ia menghimbau masyarakat mau menyadari regulasi aturan tersebut.

Akhsanudin menambahkan perkiraan pada tahun 2015, terdapat sekira 41 desa yang akan menggelar Pilkades.
Termasuk tiga desa yang batal coblosan tahun lalu, yakni Babaktulung dan Dadapmulyo Kec. Sarang, serta desa Kajar Kec. Gunem.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *