Flash News
No posts found

Tetap Di Merah Putih, Namun Ogah Oposisi

KH Maemoen Zubair (tengah peci putih) memimpin doa bersama pengurus DPP PPP, Jumat malam.

KH Maemoen Zubair (tengah peci putih) memimpin doa bersama pengurus DPP PPP, Jumat malam.

Sarang – Sejumlah pengurus Dewan Pengurus Pusat Partai Persatuan Pembangunan (DPP PPP), Jumat malam (12/9) menemui KH Maemoen Zubair, di komplek pondok pesantren Al Anwar desa Karangmangu Kec. Sarang.

Mereka melaporkan keputusan rapat pengurus harian yang akhirnya menyepakati pemecatan terhadap Ketua Umum PPP, Surya Darma Ali. Pertemuan berlangsung tertutup selama dua jam lebih.

Usai pertemuan, Sekretaris Jendral PPP, Romahurmuzzy menjelaskan Surya Darma Ali diberhentikan, karena tidak aktif. Buktinya selama 4 bulan terakhir, tak ada rapat pengurus harian, padahal sesuai anggaran dasar/anggaran rumah tangga partai, mustinya digelar minimal sekali tiap bulan. Selain itu, status Surya Darma Ali menjadi tersangka dana ibadah haji, dikhawatirkan semakin melemahkan PPP. Terkait agenda muktamar PPP, semula akan berlangsung bulan Oktober 2015, tetapi dimajukan perkiraan semester pertama tahun 2015.

Setelah melapor, pihaknya menerima arahan dari KH Maemoen Zubair, selaku Ketua Majelis Syariah PPP. Diantaranya agar tetap solid berada dalam koalisi merah putih, kemudian mengawal pelantikan anggota DPR/MPR tanggal 1 Oktober dan pelantikan presiden – wakil presiden tanggal 20 Oktober mendatang. Meski demikian, PPP tidak akan menjadi partai oposisi, melainkan sebagai partai penyeimbang pemerintah dari kursi parlemen.

KH Maemoen Zubair menegaskan tidak dalam posisi mendukung salah satu pihak. Ia sebatas mendoakan supaya PPP selamat.

Mbah Moen, begitu panggilan akrabnya menganggap pengurus yang mendukung Surya Darma Ali lebih sedikit, dibandingkan kelompok pengurus yang datang ke kediamannya, Jumat malam.

Belakangan di sejumlah media, Ketua Umum PPP, Surya Darma Ali menilai pemberhentian dirinya tidak sah.

Surya bahkan memecat balik sejumlah pengurus yang berseberangan, seperti Sekjen Romahurmuzzy, Suharso Monoarfa, Lukman Hakim dan Emron Pangkapi.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *