Flash News
No posts found

Mojosari, Semula Senyap Mendadak Gaduh

Kasat Reskrim Polres Rembang, AKP Joko Santoso menata barang bukti judi dadu.

Kasat Reskrim Polres Rembang, AKP Joko Santoso menata barang bukti judi dadu.

Sedan – Anggota Reskrim Polres Rembang, menggrebek arena judi dadu di dusun Jumleng desa Mojosari Kec. Sedan, Minggu (14 September 2014) sekira pukul 00.10 pagi dini hari.

Seketika arena judi tersebut langsung kocar kacir, bahkan ada pula yang kabur menembus kegelapan malam. Suasana dusun Jumleng seketika berubah gaduh, padahal sebelumnya sepi, karena sebagian besar warga sudah terlelap tidur.

Tiga orang tersangka dibekuk dalam penggrebekan itu. Masing masing Siswanto, Saryono dan Susilo, semua merupakan warga desa Mojosari Kec. Sedan.

Kepala Satuan Reserse Dan Kriminal Polres Rembang, AKP Joko Santoso mengakui arena judi dadu di dusun Jumleng desa Mojosari selama ini sangat meresahkan masyarakat, lantaran berlangsung sampai lewat tengah malam hingga dini hari. Setelah menerima laporan warga, anggotanya segera bergerak menuju lokasi. Begitu sasaran dipastikan ada tindak pidana perjudian, polisi melakukan penggrebekan, posisinya berada di belakang warung kopi.

Mengenai penyebab judi marak, dilatarbelakangi sejumlah sebab. Semisal sekedar iseng mengisi waktu, hobi atau bahkan memang menjadi pekerjaan. Kalau soal vonis rendah dari majelis hakim terhadap terdakwa judi, ia enggan berkomentar. Yang jelas, masalah perjudian menjadi prioritas kebijakan strategis Kapolri, kemudian diteruskan sampai ke daerah daerah. Kapolres Rembang sendiri secara khusus memerintahkan Kasat Reskrim untuk serius memerangi perjudian.

Dalam penggrebekan judi dadu di dusun Jumleng desa Mojosari, polisi mengamankan barang bukti berupa 1 batok kelapa, 1 buah lepek, 3 buah mata dadu, selembar kertas untuk memasang angka dan uang tunai sebesar Rp 477 ribu. Sampai Minggu siang, tersangka masih menjalani pemeriksaan intensif penyidik Reskrim.

AKP Joko Santoso menghimbau masyarakat berpartisipasi memberikan informasi akurat kepada aparat kepolisian, apabila mengetahui tindak pidana perjudian. Ia memastikan siap menindaklanjuti.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *