Flash News
No posts found

Dua Kubu Berbeda Jadwal Muktamar

Surya Darma Ali didampingi Djan Faridz berpamitan, usai bertemu Kiai Maemoen Zubair.

Surya Darma Ali didampingi Djan Faridz berpamitan, usai bertemu Kiai Maemoen Zubair.

Sarang – Setelah diberhentikan melalui rapat pengurus harian, Ketua Umum PPP, Surya Darma Ali, Minggu sore (14/9) mengadu Ketua Majelis Syariah, Kiai Maemoen Zubair. Surya Darma Ali bersikukuh pemberhentian dirinya harus lewat forum muktamar.

Ketua Umum PPP, Surya Darma Ali tiba di kediaman Kiai Maemoen Zubair, dengan didampingi Djan Faridz, politisi PPP yang juga mantan Menteri Perumahan Rakyat.

Mereka menggelar pertemuan tertutup selama satu jam lebih di komplek pondok pesantren Al Anwar desa Karangmangu kecamatan Sarang, Rembang, untuk membahas kisruh partai berlambang ka’bah tersebut.

Usai pertemuan, Surya Darma Ali menegaskan pemecatan dirinya yang diputuskan dalam rapat pengurus harian tidak sah, tetapi pemberhentian melalui forum muktamar. Anggaran dasar, anggaran Rumah tangga partai mengamanatkan muktamar digelar selambat lambatnya satu tahun setelah ada pemerintahan baru.

Maka pihaknya berencana mengadakan muktamar tanggal 22 – 23 oktober 2014, setelah pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih. Ia tak masalah kalau akan dilengserkan, tetapi jalurnya harus benar. Saat bertemu dengan pengurus DPC se Jawa Tengah dan DIY, SDA demikian panggilan akrabnya, mengklaim pengurus mendukung rencana itu. Ketika ditanya kandidat calon yang dijagokan, Surya Darma Ali hanya tertawa.

Kiai maemoen zubair sebagai tokoh yang paling dihormati di PPP mengakui kisruh kali ini lebih rumit, dibandingkan Pemilu Presiden lalu, ketika ramai koalisi.

Menurutnya tak masalah digelar muktamar, seusai pelantikan presiden dan wakil presiden baru. Justru semakin cepat akan lebih baik, untuk menyelamatkan partai. Namun kiai Maemoen menyarankan antar kedua kubu islah terlebih dahulu, supaya muktamar kompak berjalan bersamaan.

Sebelumnya jumat petang lalu, kubu sekjen PPP, Romahurmuzzy didampingi Emron Pangkapi, Suharso Monoarfa dan sejumlah pengurus juga datang menemui kiai Maemoen Zubair. Sang Sekjen melaporkan keputusan pemecatan Surya Darma Ali, demi menyelamatkan partai, pasca penetapan tersangka kasus korupsi dana ibadah haji oleh KPK.

Mereka yang berseberangan dengan Surya Darma Ali tersebut, menyatakan akan menggelar mukmatar pada semester pertama tahun 2015 atau lebih cepat dari jadwal semula oktober 2015.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *