Flash News
No posts found

Makam Terbakar, Dampak Panas Terik

Api menjalar cepat di sekitar makam desa Warugunung Kec. Bulu.

Api menjalar cepat di sekitar makam desa Warugunung Kec. Bulu.

Bulu – Teriknya cuaca panas akhir akhir ini, mengakibatkan potensi kebakaran semakin meningkat. Tak hanya menimpa rumah maupun lahan tebu, kebakaran juga menghanguskan sejumlah makam di desa Warugunung Kec. Bulu.

Kepala desa Warugunung Kec. Bulu, Temok Ayanah, Senin siang (15 September 2014) menuturkan api sebelumnya berasal dari lahan tebu sehabis panen di desa tetangga, Cabean. Si jago merah menjalar cepat ke dalam komplek pemakaman umum desa Warugunung, karena tiupan angin kencang. Melihat kondisi tersebut, warga segera berbondong bondong memadamkan api di makam yang terletak di sebelah selatan desa tersebut. Kalaupun ada kayu nisan dan bangunan makam ikut terbakar, tidak semuanya terkena kobaran api.

Kepala Bidang Kebersihan Dan Drainase Dinas Pekerjaan Umum Kab. Rembang yang membawahi regu pemadam kebakaran, Muhammad Rokhim membenarkan kondisi cuaca panas, ditambah banyak daun kering, mempermudah percikan api membesar.

Maka pihaknya menghimbau masyarakat jangan membakar sampah sembarangan pada siang hari. Meskipun ditunggui, sering kali warga kewalahan mengendalikan. Apalagi jika ditinggal begitu saja, tanpa pengawasan.

Muhammad Rokhim menambahkan regu pemadam kebakaran meningkatkan kesiapsiagaan selama musim kemarau ini.

Anggotanya stand bye 24 jam di posko Jl Pemuda Rembang, siap menerima laporan warga di nomor (0295) 692919. Hanya saja yang menjadi kendala ketika terjadi kebakaran di wilayah kabupaten Rembang bagian timur, seperti Sale, Sedan, Sarang dan sekitarnya. Jarak lokasi cukup jauh, sehingga penanganan kebakaran sering kali terlambat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *