Flash News
No posts found

Retak Lagi Retak Lagi, Pipa Kurang Bagus

Pekerja memperbaiki pipa PDAM yang retak, karena tanah gerak.

Pekerja memperbaiki pipa PDAM yang retak, karena tanah gerak.

Rembang – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Rembang mulai pontang panting mengatasi keretakan pipa distribusi air, lantaran dampak musim kemarau panjang.

Sejak hari Senin, terdapat 6 titik pipa retak dari perempatan desa Japerejo Kec. Pamotan ke barat. Penyebabnya gara gara kualitas pipa air kurang bagus, sehingga begitu terjadi pergerakan tanah akibat kekeringan, pipa mudah pecah. Tapi seketika tekhnisi PDAM berupaya melakukan perbaikan. Selasa pagi (16 September 2014), saat kerusakan sudah mampu ditanggulangi, ditemukan lagi keretakan pipa skala kecil, sekitar wilayah dusun Mbadeg desa Sridadi Kec. Rembang Kota.

Kepala Bagian Tekhnik PDAM Rembang, Suroso menyatakan pihaknya terus bergerak di lapangan, supaya pelayanan kepada pelanggan cepat normal. Selasa siang, pasokan air mulai mengalir.

Suroso menambahkan sejauh ini belum ada rencana mengganti jalur pipa kurang berkualitas tersebut, karena membutuhkan dana sangat besar. Pipa yang bagus, ia memperkirakan 1 meternya, seharga Rp 1 jutaan.

Kalau dihitung dari instalasi pengolahan air di Pamotan sampai desa Padaran Rembang, panjangnya mencapai 15 kilo meter, maka paling tidak harus siap anggaran Rp 15 miliar. Kalau dibebankan kepada PDAM saja, menurutnya belum mampu. Surosopun berharap mendapatkan suntikan subsidi dari Pemkab Rembang.

Sementara itu Sukardi, seorang pelanggan PDAM di Rembang mengungkapkan setelah air macet total, terpaksa harus menumpang mandi dan mencuci di rumah saudaranya yang mempunyai sumur. Ia menyadari faktor alam memicu keretakan pipa. Namun kedepan ketika ada perluasan jaringan distribusi air, Sukardi usul PDAM langsung menggunakan pipa diatas standar, supaya lebih tahan lama.

1 Komentar

  1. mbah kung

    Pipa retakakibat kualitasnya jelek……. kualitas jelek akibat tidak sesuai dengan spek yang ditentukan….. barang tidak sesuai spek aiibat dr KORUPSI…..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *