Flash News
No posts found

Solusi Manjur, Atasi Penambahan Warung

Di kanan kiri deretan warung makan jalur Pantura timur Kaliori, sekarang sudah dipasangi pagar plat baja.

Di kanan kiri deretan warung makan jalur Pantura timur Kaliori, sekarang sudah dipasangi pagar plat baja.

Rembang – Pinggir jalur Pantura kecamatan Kaliori mendapatkan jatah pagar plat baja pembatas jalan cukup banyak tahun ini. Menurut sejumlah kalangan, cara tersebut akan menjadi langkah manjur untuk mencegah semakin bertambahnya jumlah warung makan, terutama di lokasi timur Kaliori, turut tanah desa Dresi Kulon.

Kepala Desa Dresi Kulon Kec. Kaliori, Wihananto menganggap pemasangan pagar plat baja secara otomatis menghalangi warga yang berniat membuka warung. Tentu saja meringankan beban pemerintahan desa, karena selama ini dihadapkan pada situasi dilematis. Satu sisi tidak tega kalau menerima warga minta ijin mendirikan warung, padahal desa tidak mempunyai kewenangan. Sedangkan disisi lain, keberadaan warung yang tidak dilengkapi tempat parkir memadai, rawan mengakibatkan kecelakaan lalu lintas. Wihananto menyampaikan terima kasih kepada pemerintah, karena selama ini pihaknya tidak kuasa melarang maupun menyarankan berjualan di tempat itu.

Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi Dan Informatika Kab. Rembang, Suyono menyatakan pagar plat baja bukan bermaksud membatasi jumlah warung, tetapi difungsikan sebagai pelindung manakala terjadi kecelakaan lalu lintas, agar kendaraan tidak terjun ke dalam tambak. Hanya saja jika mempunyai efek domino, tentu lebih baik. Bukan karena menyalahkan keberadaan warung makan, melainkan posisi truk sering memakan jalan. Sejauh ini Pemkab Rembang belum mampu menyediakan kawasan parkir, maka Dishubkominfo dan Satlantas sebatas mengurangi parkir semrawut melalui operasi penertiban.

Suyono menambahkan selain jalur Pantura Kec. Kaliori, pagar plat baja dipasang di sepanjang jalur Pantura Kab. Rembang, wilayah Kec. Sluke juga mendapatkan jatah lumayan. Plat baja itu dianggarkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan pemasangannya masih ditangani Dinas Bina Marga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *