Flash News
No posts found

Anti Lemas, Meski Sudah 75 Kali

Syamsul Muarif menerima penghargaan dari PLT Bupati Rembang, Abdul Hafidz. (gambar atas) Syamsul Muarif mendonorkan darahnya.

Syamsul Muarif menerima penghargaan dari PLT Bupati Rembang, Abdul Hafidz. (gambar atas) Syamsul Muarif mendonorkan darahnya.

Rembang – Pendonor yang satu ini sudah 75 kali menyumbangkan darahnya. Dari sumbangsih yang ia berikan, Pemkab Rembang memberikan penghargaan.

Namanya Syamsul Muarif, warga Jalan Pemuda Tawangsari Kelurahan Leteh Rembang. Pria berusia 69 tahun tersebut menceritakan donor pertama dilakukan saat masih bertugas sebagai juru penerangan di kantor kecamatan Rembang Kota, sekira tahun 1994 lalu.

Ia diajak oleh Camat Rembang Kota kala itu, Edi Paringadi. Tapi kemudian sering berinisiatif donor darah sendiri, karena pernah menghadapi betapa sulitnya mencari darah, ketika saudaranya terkulai lemas sakit. Lama kelamaan seperti ketagihan, Syamsul rutin menyumbangkan darah golongan O nya, melalui Unit Transfusi Darah PMI Rembang.

Syamsul mengaku tidak pernah merasakan lemas, gara gara donor darah. Justru diusia yang akan menginjak kepala tujuh, semakin fit, termasuk untuk perjalanan jauh menyetir mobil sendiri.

Dalam kegiatan pencanangan bulan dana PMI di lantai IV gedung Sekretariat Daerah Rembang, hari Kamis, Syamsul Muarif bersama belasan pendonor lainnya mendapatkan penghargaan, diserahkan langsung oleh pelaksana tugas Bupati Rembang, Abdul Hafidz. Bagi Syamsul, penghargaan bukanlah target utama. Tapi menurutnya, donor darah merupakan bentuk kepedulian terhadap sesama. Satu tetes darah, sangat berharga demi menyelamatkan nyawa manusia.

Sementara itu, petugas Unit Transfusi Darah PMI Rembang, Susiati mengatakan partisipasi masyarakat untuk menyumbangkan darah, semakin meningkat. Rata rata per tahun mampu mengumpulkan 2 ribu liter darah. Ia mengingatkan usai donor, seseorang bisa donor lagi, rentang waktunya minimal 3 bulan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *