Flash News
No posts found

Sebulan Gasak 5 Motor, Modusnya Sepele

Kapolsek Lasem, Iptu Muhammad Syuhada menginterogasi tersangka, Agus Tri Hartanto di dekat 5 unit motor hasil kejahatan, Jumat pagi.

Kapolsek Lasem, Iptu Muhammad Syuhada menginterogasi tersangka, Agus Tri Hartanto di dekat 5 unit motor hasil kejahatan, Jumat pagi.

Lasem – Seorang pria warga desa Soditan Kec. Lasem dibekuk jajaran Polsek Lasem, karena diduga membawa kabur sepeda motor milik tukang tambal ban. Saat pengembangan kasus, ternyata tersangka pernah melakukan perbuatan serupa sebanyak lima kali.

Tersangka yakni Agus Tri Hartanto (31 tahun), warga desa Soditan, sehari hari bekerja sebagai sopir. Semula Agus pada tanggal 21 Juli lalu mendatangi tukang tambal ban di pinggir jalur Pantura desa Dorokandang Kec. Lasem, berniat menjual ban bekas. Ia kemudian berpura pura meminjam sepeda motor Yamaha Mio milik tukang tambal ban, berdalih akan menumpang buang air besar ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kiringan Lasem. Tapi sepeda motor justru dilarikan dan dijual kepada penadah, berinisial P di desa Jimbung Kec. Kedungtuban Kab. Blora, seharga Rp 2 juta.

Agus Tri Hartanto mengaku uangnya digunakan untuk membayar hutang dan mencukupi kebutuhan sehari hari.

Setelah menerima laporan korban, aparat Polsek Lasem turun ke lokasi kejadian, sekaligus meminta keterangan sejumlah saksi. Belakangan dugaan polisi mengarah pada keterlibatan Agus. Tersangka diciduk dari rumahnya, setelah itu disuruh menunjukkan lokasi penjualan sepeda motor.

Polisi segera menuju desa Jimbung Kec. Kedungtuban Kab. Blora. Sayang, P lebih dulu kabur. Aparat mengamankan 5 unit sepeda motor yang diduga hasil kejahatan tersangka Agus dari rumah P.
Selain Yamaha Mio milik tukang tambal ban, ada pula Honda Vario milik warga desa Sendangagung Kec. Kaliori dengan TKP sekitar Masjid Agung Rembang, kemudian Suzuki Satria milik warga Pamotan, Honda Supra milik salah satu Kepala Desa di Jatirogo Tuban Jawa Timur dan Yamaha Yupiter, kepunyaan warga Margoyoso Pati.

Kapolsek Lasem, Iptu Muhammad Syuhada mengakui tersangka cukup lihai, karena hanya dalam waktu satu bulan, mampu menggondol 5 unit sepeda motor. Modusnya hampir sama, pura pura meminjam motor, tetapi tidak dikembalikan. Maka ia menghimbau masyarakat jangan mudah percaya, apalagi terhadap seseorang yang baru dikenal.

Iptu Muhammad Syuhada menambahkan pihaknya menjerat Agus yang belum berkeluarga itu, dengan pasal penipuan dan penggelapan, ancaman hukumannya masing masing 4 tahun penjara. Polsek Lasem sekaligus menghimbau masyarakat yang merasa kehilangan motor, segera datang mengecek. Kalau membawa surat surat lengkap, Kapolsek mempersilahkan kendaraan diambil.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *