Flash News
No posts found

P Jadi DPO, Perannya Cukup Penting

Tersangka Agus Tri Hartanto dikawal aparat Polsek Lasem. Jaringan Agus, termasuk penadah motor ditetapkan dalam DPO.

Tersangka Agus Tri Hartanto dikawal aparat Polsek Lasem. Jaringan Agus, termasuk penadah motor ditetapkan dalam DPO.

Lasem – Polsek Lasem menetapkan tersangka berinisial P, warga desa Jimbung Kec. Kedungtuban Blora masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). P diduga kuat terlibat kasus penipuan dan penggelapan sepeda motor, yang menyeret Agus Tri Hartanto (31 tahun), warga desa Soditan Kec. Lasem. Peran P sementara sebagai penadah motor hasil kejahatan.

Kapolsek Lasem, Iptu Muhammad Syuhada menjelaskan pihaknya berkoordinasi dengan Polsek Kedungtuban – Blora, terkait penetapan DPO tersebut. Ia mensinyalir P memiliki peranan penting, sehingga mampu menggerakkan tersangka Agus, untuk mencari sasaran korban.

Jaringan lintas daerah ini yang akan ditelusuri, agar pihaknya mendapatkan gambaran lebih jelas.

Kapolsek juga masih heran terhadap tersangka Agus Tri Hartanto, begitu mudahnya melarikan sepeda motor, padahal dengan korban baru kenal atau bahkan tidak kenal sama sekali. Apakah tersangka mempunyai ilmu gendam, Iptu Muhammad Syuhada sempat menanyakan langsung kepada tersangka.

Agus bersikukuh tidak menggunakan ilmu hipnotis atau gendam. Sebelum melarikan sepeda motor, ia sebatas “sok kenal sok dekat” dengan korban. Misalnya ketika membawa kabur Suzuki Satria, kenal korban di dekat Masjid Pamotan. Keduanya kemudian mangkal di warung kopi, setelah itu meminjam motor, berdalih untuk membeli pulsa. Tahu korban lengah, sepeda motor dibawa kabur.

Sebelumnya, Polsek Lasem menangkap Agus Tri Hartanto, warga desa Soditan Kec. Lasem, dalam kasus penipuan dan penggelapan. Polisi juga mengamankan barang bukti 5 unit sepeda motor, disita dari rumah P, di desa Jimbung Kedungtuban. Agus mengaku motor dijual kepada P, setiap unit rata rata Rp 2 juta. Namun pada waktu penggrebekan, P lebih dulu kabur.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *