Flash News
No posts found

Nekat Pakai Mobil Jenazah, Singkirkan Kisah Mistis

Siswa SMKN Gunem praktek dengan menggunakan sarana mobil jenazah bekas, hari Kamis (25/9).

Siswa SMKN Gunem praktek dengan menggunakan sarana mobil jenazah bekas, hari Kamis (25/9).

Gunem – Sebuah mobil jenazah menjadi andalan siswa SMKN Gunem, untuk menunjang kegiatan belajar mengajar. Mobil jenazah tersebut sangat penting, karena sekolah membuka jurusan tekhnik kendaraan ringan (TKR).

Pelaksana Tugas Kepala Sekolah SMKN Gunem, Tri Budiono menjelaskan mobil jenazah dulunya adalah kendaraan inventaris rumah sakit Dr R Soetrasno Rembang. Sejak berdiri kali pertama tahun 2011 lalu, pihaknya memang meminta bantuan kepada pemerintah kabupaten Rembang untuk memberikan mobil seadanya, yang penting siswa bisa melangsungkan praktek.

Meski memperoleh mobil jenazah, tidak masalah. Justru sejalan dengan semangat sekolah SMKN Gunem, yang tengah berjuang sebagai lembaga pendidikan baru. Gedung sekolahpun, sementara masih menumpang menjadi satu lokasi dengan SMPN II Gunem. Tapi kedepan pihaknya akan terus berupaya meningkatkan sarana pra sarana. Apalagi belakangan jumlah siswa semakin bertambah, mencapai 118 anak.

Salah satu siswa SMKN Gunem asal desa Tegaldowo, Sulasmi mengaku kali pertama sempat takut mengikuti praktek di dekat mobil jenazah, lantaran konon mobil berwarna putih itu sudah pernah ratusan kali membawa jenazah. Tapi lama kelamaan menjadi biasa.

Apalagi praktek selalu digelar pada siang hari dan beramai ramai dengan siswa lain. Sulasmi bisa langsung belajar tentang mesin mobil, kemudi, sistem pengereman, karburator dan bagaimana cara mengganti ban.

Sulasmi berharap suatu saat sekolahnya memiliki mobil lebih bagus, untuk sarana praktek. Bagaimanapun siswa tidak melulu mencermati mobil tua keluaran tahun 80 an itu, tetapi juga musti tahu mobil baru era sekarang, sehingga siswa memahami apa perbedaannya.

Meski menghadapi berbagai keterbatasan, ia tetap optimis jebolan SMKN Gunem mampu bersaing, ketika mulai terjun ke dunia kerja.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *