Flash News
No posts found

Siswi SMA II Berpulang, Dibawah Umur

Warga memadati TKP kecelakaan bus Patmo di dekat jembatan Sulang, Sabtu siang.

Warga memadati TKP kecelakaan bus Patmo di dekat jembatan Sulang, Sabtu siang.

Sulang – Bus Patmo jurusan Semarang – Rembang – Blora, Sabtu siang (27 September 2014), menyeruduk Salon Dewi di sebelah selatan jembatan Sulang. Seorang pelajar tewas dalam peristiwa tersebut.

Bus dikemudikan Mustofa (56 tahun), warga Honggosoco Kec. Jekulo Kudus, semula berjalan dari arah selatan.

Sesampainya di dekat jembatan, tiba tiba dari arah berlawanan, melaju sepeda motor dikendarai Elma Oktaviani (15 tahun), warga desa Landoh Kec. Sulang, memboncengkan Kolidah Sukmawati (15 tahun), warga dusun Karanganyar desa Sulang Kec. Sulang.
Diduga pengendara motor terjatuh, kemudian sopir bus berusaha menghindar. Tapi karena jarak sudah sangat dekat, tabrakanpun tak terhindarkan lagi. Sepeda motor mengenai kabin depan bus sisi kanan. Kolidah Sukmawati meninggal dunia. Korban tercatat sebagai siswi kelas I SMAN II Rembang.

Setelah bus oleng ke kiri, menggilas sepeda motor milik Rubiyati, warga desa Rukem Kec. Sulang dan baru menabrak bangunan Salon Dewi yang merangkap rumah.

Rubiyati menjelaskan sepeda motornya terparkir di depan salon, sedangkan ia tengah bertamu. Tiba tiba mendengar suara benturan sangat keras. Begitu keluar mengecek, ternyata ada kecelakaan. Warga sekitar selanjutnya membawa korban meninggal dunia ke kamar mayat rumah sakit dr R Soetrasno Rembang.

Amir Fuad, seorang warga desa Sulang menceritakan situasi tempat kejadian cukup ramai. Banyak pengguna jalan yang lewat, memilih berhenti ingin menonton.

Sementara itu, Kepala Unit Laka Satuan Lalu Lintas Polres Rembang, Iptu Ismail ketika dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, korban Kolidah Sukmawati meninggal dunia, karena menderita luka cukup parah pada bagian kepala. Ia menghimbau orang tua untuk mengawasi putra putri mereka, kalau belum cukup umur dan tidak mempunyai SIM, jangan dibiarkan mengendarai sepeda motor. Apalagi di ruas jalan raya yang tergolong padat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *