Flash News
No posts found

Ibarat Road Show, Demi Atasi Kebimbangan

Ketua KPU Kab. Rembang, Minanus Suud (tengah) dan komisionernya, Maftukin keluar dari ruang kerja PLT Bupati, Abdul Hafidz, Senin siang.

Ketua KPU Kab. Rembang, Minanus Suud (tengah) dan komisionernya, Maftukin keluar dari ruang kerja PLT Bupati, Abdul Hafidz, Senin siang.

Rembang – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kab. Rembang bingung menghadapi situasi serba tidak pasti, setelah aturan tentang pemilihan kepala daerah melalui anggota DPRD disahkan DPR, 25 September 2014 lalu.

Padahal mustinya sesuai tahapan Pilkada langsung, awal bulan Oktober ini KPU Kab. Rembang harus mulai melakukan perekrutan panitia pemilihan kecamatan.

Maka pada hari Senin (29 September 2014), Ketua KPU Kab. Rembang, Minanus Suud dan salah satu komisionernya, Maftukin menemui Pelaksana Tugas Bupati Rembang, Abdul Hafidz dan Ketua DPRD, Majid Kamil, untuk berkonsultasi bagaimana langkah langkah selanjutnya.

Komisioner KPU Kab. Rembang, Maftukin menuturkan tahapan pemilihan bupati dan wakil bupati langsung, “bahasanya” dihentikan sementara, sampai benar benar ada kejelasan. Apalagi sebuah Undang Undang yang baru disahkan, biasanya juga butuh waktu 30 hari mulai efektif diundangkan dan akan dilengkapi pula dengan Peraturan Pemerintah.

KPU Pusat sendiri masih menunggu dokumen Undang Undang Pilkada, setelah itu baru bisa menindaklanjuti melalui surat edaran ke daerah daerah. Karena perlu penjelasan cepat, KPU Kab. Rembang, hari Selasa berencana datang ke KPU Provinsi Jawa Tengah dan Rabunya, berangkat menuju KPU Pusat. Dari “road show” tersebut, diharapkan segera memperoleh petunjuk, meski hanya secara lisan.

Maftukin menambahkan pihaknya berada dalam posisi dilematis. Ada 6 daerah di Jawa tengah yang merasakan kondisi seperti sekarang. Satu sisi pemilihan diputuskan lewat DPRD, tapi disisi lain belum berani 100 % menghentikan tahapan Pilkada langsung.

Seandainya tetap Pilkada langsung oleh rakyat, perkiraan tahapan mulai berjalan November 2014 dan baru selesai 16 Juli 2015 untuk putaran pertama. Kalau ada putaran ke dua, tentu kabupaten Rembang akan diisi Penjabat Bupati, karena masa jabatan kepala daerah sekarang, berakhir tanggal 20 Juli 2015.

Ketua DPRD Rembang, Majid Kamil maupun PLT Bupati, Abdul Hafidz sama sama menyarankan KPU Kab. Rembang menunggu informasi tertulis. Mengenai mekanisme anggaran Rp 2 miliar yang terlanjur digelontorkan kepada KPU Kab. Rembang, tinggal menyesuaikan dengan petunjuk tekhnis dari tingkat pusat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *