Flash News
No posts found

Belum Laku, Ini Deretan Harga Sapi Jumbo

Sartono, pedagang sapi menggiring sapinya di pasar hewan Pamotan, Selasa siang.

Sartono, pedagang sapi menggiring sapinya di pasar hewan Pamotan, Selasa siang.

Pamotan – Mendekati Hari Raya Idul Adha, justru harga ternak sapi di kabupaten Rembang, cenderung mengalami penurunan. Bahkan sejumlah pedagang memilih banting harga, asalkan masih tetap mendapatkan sedikit keuntungan.

Pasar Hewan Pamotan, salah satu pasar hewan terbesar di Rembang, hari Selasa (30 September 2014) situasinya cukup ramai. Tapi tidak demikian halnya di lokasi yang khusus menjual sapi berukuran besar, untuk kebutuhan ternak qurban. Dibandingkan pekan lalu, omset penjualan justru mulai merosot, sehingga berdampak terhadap penurunan harga. Rata rata antara Rp 500 ribu sampai dengan Rp 1 juta per ekor.

Ahmad misalnya. Pedagang sapi asal desa Gemblengmulyo Kec. Pancur tersebut, mengatakan sapi jenis brahma yang ia bawa, perkiraan kalau pekan lalu kuat menembus harga Rp 22 juta. Tapi kali ini turun menjadi Rp 21 juta. Itupun belum laku, karena tingkat penawaran dari calon pembeli masih rendah. Diduga warga yang akan berqurban, sebagian besar sudah mendapatkan ternak.

Begitu pula yang dirasakan Sartono, pedagang sapi asal Bulu Bancar Tuban Jawa Timur. Ia sudah membanting harga sapi limousinnya, menjadi Rp 21 juta. Ternyata belum juga menarik peminat. Penawaran tertinggi, baru Rp 18,5 juta. Kemungkinan sapi akan dibawa pulang. Kalau belum laku pada hari pasaran berikutnya, bisa saja harga diturunkan sampai Rp 18 juta. Rugi tenaga, pakan dan uang, menurut Sartono sudah biasa.

Meski demikian, pedagang tetap menganggap Idul Adha sebagai waktu yang tepat untuk mendulang rezeki. Ancaman rugi menjelang hari raya qurban, sedikit tertutupi oleh kenaikan harga pada pekan sebelumnya. Siklus perdagangan tahun ini akan menjadi bahan pengalaman, supaya tahun depan lebih mempercepat masa penjualan ternak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *