Flash News
No posts found

Dua Truk Bertabrakan, Korban Musti Diangkat 6 Orang

Korban kecelakaan, pekerja truk genteng ditolong warga. (gambar atas) suasana dua truk terguling di tengah jalur pantura.

Korban kecelakaan, pekerja truk genteng ditolong warga. (gambar atas) suasana dua truk terguling di tengah jalur pantura.

Rembang – Dua truk bertabrakan di jalur Pantura desa Pasar Banggi – Tritunggal Rembang, Rabu pagi (01 Oktober 2014). Satu luka berat dan sejumlah pekerja luka luka.

Kecelakaan melibatkan truk bermuatan cabai bernomor polisi P 8650 UT, dengan truk pembawa genteng K 1631 LC. Awalnya truk cabai dikemudikan Mochammad Muhye (55 tahun), warga Jember Jawa Timur, melaju dari arah timur, kemudian menyalip beberapa kendaraan di depannya.

Diduga truk tersebut hilang kendali dan melanggar marka jalan. Naas, dari arah berlawanan berjalan truk memuat genteng yang dikemudikan Matkan (56 tahun), warga Mayong Jepara.

Tabrakan keraspun tak terhindarkan. Kedua truk sama sama terguling. Sopir truk genteng, Matkan mengaku sudah berupaya banting setir ke kiri. Kalau tidak, kemungkinan akan banyak jatuh korban. Ia dan dua orang pekerjanya hanya mengalami luka ringan.

Sedangkan sopir truk bermuatan cabai, Mochammad Muhye menderita luka berat. Warga bersama anggota TNI yang kebetulan melintas di tempat kejadian, agak kesulitan mengeluarkan Muhye dari dalam kabin truk. Apalagi tubuhnya sangat gemuk.

Suwoto, seorang anggota TNI Kodim Rembang menuturkan ada 6 orang membantu mengangkat korban. Setelah berhasil dievakuasi, korban dibawa menuju Rumah Sakit Islam Arafah Tritunggal Rembang.

Kecelakaan lalu lintas tersebut mengakibatkan muatan 6 ribu genteng pecah dan muatan cabai tumpah ke jalan raya. Antrean kendaraan mengular sejauh 7 kilo meter. Begitu truk cabai yang melintang di tengah jalan ditarik ke pinggir, lalu lintas berangsur angsur lancar.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *