Flash News
No posts found

Mereka Yang Menikmati Berkah Idul Adha

Didik Suroso, penjual arang di sebelah utara Ex Stasiun Rembang menunggu pembeli, hari Senin (06/10).

Didik Suroso, penjual arang di sebelah utara Ex Stasiun Rembang menunggu pembeli, hari Senin (06/10).

Rembang – Perayaan Idul Adha selalu diiringi dengan kegiatan bakar sate. Membuat omset penjualan arang dan tusuk sate meningkat.

Kusminanto, warga desa Bangunrejo Kec. Pamotan menuturkan tahun ini kebetulan mendapatkan jatah daging sapi maupun kambing lebih banyak dibandingkan tahun lalu. Perkiraan 1 kilo gram lebih. Keluarganyapun leluasa mengolah daging, untuk berbagai menu masakan. Termasuk menikmati lezatnya sate beramai ramai dengan warga lain.

Seorang penjual arang di sebelah utara Ex Stasiun Rembang, Didik Suroso mengaku biasa melayani para pengecer. Saat Idul Adha, penjualan tertinggi sempat mencapai 1 kwintal per hari. Tapi memang lonjakannya tidak begitu banyak, kemungkinan jarang warga bakar sate menggunakan bahan bakar arang. Dari sisi harga, arang tidak dinaikkan selama masa Qurban, rata rata tetap Rp 4 ribu per kilo gram.

Beda lagi dengan Jaswadi, penjual tusuk sate di pasar Rembang. Menurutnya, selama tiga hari terakhir, dagangannya tusuk sate laku keras. Jika pada hari biasa, hanya mampu menjual 200 tusuk, kini melambung hingga 1.500 tusuk per hari. Sambil tertawa, Jaswadi menganggap sebagai berkah Hari Raya Idul Adha.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *