Flash News
No posts found

Punya Strategi Khusus, Dekati Mantan Perambah

Petugas Perhutani KPH Kebonharjo memberikan sosialisasi di wilayah hutan perbatasan Jawa Tengah dengan Jawa Timur, baru baru ini.

Petugas Perhutani KPH Kebonharjo memberikan sosialisasi di wilayah hutan perbatasan Jawa Tengah dengan Jawa Timur, baru baru ini.

Sale – Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kebonharjo mempunyai cara khusus, untuk mendekati mantan pelaku perambah kayu hutan. Mereka dimasukkan dalam penerima bantuan kebutuhan pokok, bedah rumah dan ikut pula dilibatkan ketika berlangsung program pemberdayaan lingkungan.

Wiyoso, Humas KPH Kebonharjo menjelaskan sedikitnya terdapat 7 Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan. Dari jumlah itu, perkiraan ada 10 orang yang dulu kerap mencuri pohon, sekarang menjalani sasaran pembinaan. Pihaknya ingin membangun rasa kedekatan secara alami, agar lama kelamaan mereka mau berbalik menjaga hutan.

Memang tidak mudah seperti membalikkan telapak tangan, tapi butuh waktu agak lama dan harus bersabar. Belakangan mulai menuai hasil. Salah satu buktinya, angka pencurian kayu cenderung menurun tahun ini.

Sejak bulan Januari sampai dengan September, baru 64 batang pohon hilang dicuri, dengan nilai kerugian Rp 137 juta. Meski tergolong kecil, namun pihaknya ingin terus menggiatkan upaya pencegahan.

Khusus bedah rumah, Wiyoso mencontohkan dalam waktu dekat ini akan digelar di desa Sale Kec. Sale.

Sebuah rumah warga miskin yang tidak layak huni, diberi bahan material bangunan secara cuma cuma. Bahkan para pegawai Perhutani juga siap turun langsung, membantu perbaikan rumah.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *