Flash News
No posts found

Dapat Order, Tewas Di Tengah Laut

Jenazah Suhadi akan dimakamkan, Kamis siang.

Jenazah Suhadi akan dimakamkan, Kamis siang.

Sluke – Seorang nelayan warga desa Leran Kec. Sluke meninggal dunia, karena tenggelam di laut. Jenazahnya ditemukan mengapung di tengah laut, Kamis pagi (09 Oktober 2014).

Korban bernama Suhadi, usia sekira 60 tahun. Cerita bermula ketika Suhadi, mendapatkan order untuk mengangkut anak buah kapal (ABK) kapal tongkang batubara PLTU Sluke, Rabu sore. Pukul 14.30 wib, ia berangkat akan menjemput ABK dengan naik perahu sendirian.

Belum sampai tujuan, baling baling perahu mengalami kerusakan. Diduga saat memperbaiki baling baling perahu, korban terjatuh ke laut, akibat hempasan ombak. Karena sudah berusia lanjut dan tidak kuat berenang, Suhadi akhirnya tenggelam.

Ketua kelompok nelayan desa Leran Kec. Sluke, Nasuhah menjelaskan informasi tersebut diperoleh dari keterangan sejumlah saksi.

Setelah menerima laporan kejadian itu, warga desa Leran langsung berupaya melakukan pencarian. Tapi sayang, situasi mulai gelap, sehingga penyisiran baru dilanjutkan Kamis pagi. Sekira pukul setengah tujuh pagi, ada informasi nelayan dusun Layur desa Gedongmulyo Kec. Lasem menemukan sesosok jenazah mengambang. Keluarga korban bersama sejumlah warga segera datang menjemput ke sana. Butuh waktu sekira setengah jam, untuk mengevakuasi jasad korban. Begitu sampai, jenazah disucikan dan dimakamkan.

Komandan Pos Angkatan Laut Rembang, Lettu Hartono ketika dikonfirmasi membenarkan peristiwa seorang warga desa Leran meninggal dunia tenggelam.

Sebenarnya Tim SAR Gabungan pada Kamis pagi menerjunkan perahu karet, akan membantu pencarian. Tapi karena korban sudah ketemu, petugas akhirnya kembali pulang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *