Flash News
No posts found

“Dipepet, Dirampas Dan Masuk Puskesmas…”

Pengendara sepeda motor melintasi jalan raya Rembang – Blora. Warga dihimbau waspada, karena pelaku kejahatan mengintai.

Pengendara sepeda motor melintasi jalan raya Rembang – Blora. Warga dihimbau waspada, karena pelaku kejahatan mengintai.

Sulang – Seorang wanita menjadi korban penjambretan di jalan raya Rembang – Blora, Kamis pagi (09 Oktober 2014), sehabis waktu subuh. Selain kehilangan kalung, korban juga masuk Puskesmas, karena menderita luka luka.

Korban yakni Suparni (35 tahun), warga desa Ketanggi Kec. Rembang Kota, sehari hari bekerja sebagai tukang rias pengantin.

Pagi itu, Suparni mengendari sepeda motor memboncengkan anaknya. Menurut rencana akan merias pengantin di desa Pasedan Kec. Bulu. Baru sampai di jalan desa Kaliombo, sebelah utara Sulang, tiba tiba motornya dipepet sebuah mobil mirip Nissan Grand Livina. Korban terjatuh, sedangkan pelaku buru buru menarik kalung Parni dan merampas cincin. Usai kejadian, pelaku langsung kabur. Sejumlah warga kemudian membawa Suparni menuju Puskesmas Sulang, untuk mendapatkan perawatan. Korban menderita luka luka pada bagian kaki, tangan dan wajah. Sedangkan pembonceng hanya lecet lecet. Nilai kerugian ditaksir mencapai Rp 5 juta.

Kapolsek Sulang, AKP Mohammad Mansyur mengatakan anggotanya yang mendengar ada penjambretan, segera datang ke lokasi kejadian. Sayang pelaku tidak tertangkap, karena sudah terlanjur jauh melarikan diri.

Ia sebatas menghimbau kaum wanita ketika mengendarai sepeda motor lewat jalur sepi, sebaiknya tidak mengenakan perhiasan mencolok, untuk mencegah tindak kejahatan.

AKP Mohammad Mansyur menambahkan sebelumnya kasus penjambretan dan perampasan sepeda motor pernah terjadi di sepanjang jalur Rembang – Blora. Sejauh ini pelaku belum tertangkap.

Polisi mengimbangi melalui penambahan patroli pada jam jam rawan. Koordinasi dengan Polsek Bulu dan Gunem juga ditingkatkan. Tapi bagaimanapun pelaku lebih pintar mencari waktu kelengahan aparat kepolisian. Maka ia berharap warga mengantisipasi dari diri sendiri. Kalaupun tetap menjadi korban kejahatan, musti cepat melapor, agar mempermudah pengejaran pelaku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *