Flash News
No posts found

Diputuskan, 14 Oktober OFF

Petugas PDAM berada di lokasi instalasi pengolahan air Gunungsari Kec. Kaliori.

Petugas PDAM berada di lokasi instalasi pengolahan air Gunungsari Kec. Kaliori.

Sulang – Kondisi tiga embung di kabupaten Rembang kritis dan akan dimatikan aliran airnya, menurut rencana mulai hari Selasa, 14 Oktober 2014.

Ketiga embung tersebut, masing masing Embung Sudo desa Sudo dan Rowo Sambongan desa Jatimudo di Kec. Sulang, sedangkan satu embung lainnya adalah Embung Grawan Kec. Sumber.

Seorang warga desa Sudo Kec. Sulang, Sarpan menjelaskan penyusutan air mulai terjadi sejak tiga bulan terakhir. Sebagian besar embung mengering, bahkan tampak dasar embung retak retak. Kalau tidak segera turun hujan, kondisi akan jauh lebih parah.

Kepala Bagian Tekhnik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Rembang, Suroso membenarkan Balai Besar Sungai Pemali Juana sudah mengabarkan akan menutup aliran air di Embung Sudo dan Grawan.

Mereka beralasan air harus tetap disisakan dan jangan sampai habis seluruhnya, demi pengamanan aset embung, seperti pintu air dan tanggul beton, agar tidak mudah rusak. Dengan kebijakan itu, maka aliran air ke pelanggan PDAM secara otomatis akan terhenti.

3.500 an pelanggan di Kota Rembang bagian barat dan Kec. Kaliori, kemudian 250 an pelanggan di Kec. Sumber dan 350 an pelanggan di Kec. Sulang, sudah pasti tidak mendapatkan air lagi mulai 14 Oktober 2014. Soal maju mundurnya waktu, tinggal menunggu perkembangan dalam waktu dekat ini.

Suroso meminta para pelanggan mau memahami, karena penghentian operasional, semata mata pengaruh faktor alam, bukan kehendak PDAM.

Soal rencana penggratisan rekening air, hari Jumat (10 Oktober 2014) telah dibahas. Namun khusus masalah rekening, menjadi kewenangan Bagian Pelayanan Pelanggan.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *