Flash News
No posts found

Kuasai Air Bawah Tanah, Kebanjiran Order

Munawar cs mengebor sumur di desa Jadi Kec. Sumber, hari Jumat (10/10).

Munawar cs mengebor sumur di desa Jadi Kec. Sumber, hari Jumat (10/10).

Rembang – Selama musim kemarau melanda kabupaten Rembang, jasa pembuatan sumur bor kebanjiran order. Bahkan setiap hari mereka nyaris tidak pernah berhenti, karena terkadang membuat sumur bor sampai dua lokasi.

Munawar, pembuat sumur bor warga desa Grawan Kec. Sumber menjelaskan dibandingkan hari biasa, meningkat dua kali lipat. Lokasi paling jauh seperti Kragan, sarang, bahkan beberapa kali juga melayani pesanan warga Blora. Tarif terpaksa dinaikkan, menyusul kenaikan ongkos tenaga kerja. Untuk sumur dangkal, dibawah 20 meter, dari Rp 400 ribu sekarang menjadi Rp 500 ribu, sedangkan sumur dalam antara 50 – 60 meter, biayanya berkisar antara Rp 2 – 3 juta per titik.

Ramainya order tersebut, kemungkinan karena musim kering, mengakibatkan kebutuhan air menjadi prioritas utama warga. Apalagi jika sumur atau jaringan PDAM sudah tidak bisa diandalkan.

Munawar menambahkan untuk menentukan lokasi pengeboran, ia biasa menggunakan ilmu spekulasi, di dalamnya terdapat sumber air atau tidak.

Hal itu tampak dari kondisi cekungan tanah dan lebar sempitnya retakan tanah. Semakin lebar retakan, diperkirakan menyimpan banyak sumber air. Keyakinan kian kuat, manakala saat mengebor, sudah menemukan lapisan berpasir.

Tak hanya memenuhi permintaan sumur untuk kalangan rumah tangga, mereka juga sering menangani sejumlah proyek pengairan bantuan pemerintah. Dari rutinitas bertahun tahun itulah, membuat Munawar cs hafal betul, jalur air bawah tanah. Mana daerah yang mata airnya melimpah, maupun lokasi yang minim sumber air.

Hari Jumat (10 Oktober 2014), Munawar bersama dua orang rekannya mengebor sumur di sebelah barat lapangan sepak bola desa Jadi Kec. Sumber. Air deras keluar pada kedalaman 15 meter. Namun warga memang harus memasang pipa sepanjang puluhan meter menuju rumah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *