Flash News
No posts found

Lebih Mantap, Pemain Baru Yang Menjanjikan

Pengembangan pepaya california di desa Bogoharjo Kec. Kaliori, Jumat (10/10).

Pengembangan pepaya california di desa Bogoharjo Kec. Kaliori, Jumat (10/10).

Kaliori – Budidaya pepaya california belakangan ini menjadi tren di kabupaten Rembang. Selain rasanya sangat manis, juga mempunyai nilai ekonomis tinggi.

Suparman, warga desa Bogoharjo Kec. Kaliori, termasuk salah satu pemain baru yang mencoba pengembangan pepaya california. Ia memanfaatkan lahan pekarangan miliknya, ditanami sekira 600 batang pohon pepaya california.

Kali pertama ia mengenal pepaya tersebut melalui seorang temannya. Modal kebetulan diberi, kemudian membeli bibit dari Yogjakarta seharga Rp 2.500 per batang. Cara penanaman maupun perawatan, menurutnya cukup mudah. Asalkan jangan sampai kekurangan air. Dalam kondisi normal, rentang waktu 6 bulan, tanaman sudah bisa dipanen.

Suparman menambahkan satu pohon mampu menghasilkan 20 buah. Keunikannya tanaman kuat bertahan sampai dua tahun. Harga jualnya, sekarang ini cukup lumayan, rata rata mencapai Rp 2 ribu per kilo gram. Ia menganggap budidaya pepaya california lebih menjanjikan, daripada menanam buah melon.

Tiap kali panen, pria berusia 40 tahun ini tak perlu bingung bingung memasarkan. Sudah ada tengkulak yang siap membeli dalam jumlah berapapun. Konon untuk pasar lokal kabupaten Rembang saja masih kewalahan mencukupi.

Kelak jika menguasai 100 %, bagaimana karakter pepaya california, Suparman berencana untuk memperluas kebunnya.

Sementara itu, Winarti, ibu rumah tangga warga Kelurahan Sidowayah Rembang mengaku ketagihan begitu membeli pepaya california. Tak hanya manis rasanya, tekstur buah agak keras dan mampu bertahan beberapa hari. Berbeda dengan pepaya umumnya, cenderung cepat busuk.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *