Flash News
No posts found

Kualitas Kacau, Warga Minta Evaluasi Menyeluruh

Retakan jalan beton di timur desa Grawan Kec. Sumber meluas, padahal terhitung masih baru.

Retakan jalan beton di timur desa Grawan Kec. Sumber meluas, padahal terhitung masih baru.

Rembang – Warga mendesak pemerintah kabupaten Rembang, mengevaluasi secara menyeluruh proyek pembetonan jalan, karena tidak kuat bertahan lama.

Margono, seorang warga desa Megulung Kec. Sumber menuturkan sejumlah proyek betonisasi sudah mulai rusak. Hal itu tampak dari retakan retakan yang semakin meluas, padahal tergolong masih baru.

Contohnya jalan beton sebelah barat desa Megulung, timur desa Grawan Kec. Sumber dan jalan beton desa Karangsekar Kec. Kaliori.

Kalau dianggap karena beban muatan berlebihan, menurutnya hanya mencari cari alasan. Justru yang harus diperbaiki kedepan adalah proses persiapan, pembetonan, kualitas beton maupun pengeringan. Margono menganggap Dinas Pekerjaan Umum Kab. Rembang selaku pengguna anggaran kurang kontrol. Ia memperkirakan setelah musim penghujan nanti, jalan beton terancam bertambah rusak, apabila retakan tidak cepat ditanggulangi.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Kab. Rembang, Rahardjo membenarkan pihaknya saat ini tengah mengevaluasi proyek jalan beton yang dikerjakan selama tahun anggaran 2013 dan 2014. Ia mengklaim ketika proyek selesai dan masa pemeliharaan 6 bulan berlalu, pihaknya langsung memeriksa ulang kondisi jalan.

Dari hasil cek laboratorium, tidak ada yang melanggar. Kalau kemudian ternyata selesai dibayar dan diserahkan kepada Pemkab, dijumpai kerusakan, penyebabnya bermacam macam. Misalnya proses penghantaran beton kurang sempurna atau pembasahan beton terlalu singkat, sehingga jalan cepat retak. Rata rata kerusakan dijumpai pada proyek yang materialnya diaduk sendiri oleh pekerja.

Celakanya jalan beton rusak, tidak bisa disuntik ulang. Meski muncul kendala seperti itu, DPU tidak akan menghilangkan sistem betonisasi pada proyek jalan. Aspal maupun beton sama sama dibutuhkan, memperhitungkan kondisi labilitas tanah dan beban muatan. Hasil evaluasi menjadi penting, supaya kedepan meningkatkan pengawasan.

Rahardjo menambahkan mustinya jika digarap sesuai standar, jalan beton bisa kuat sampai 4 tahun atau bahkan lebih.

Ia mempersilahkan masyarakat turut mengawasi, karena DPU juga membutuhkan masukan dari warga. Termasuk proyek pembetonan jalan Pandangan Kec. Kragan – Gandrirojo Kec. Sedan, yang akan menelan dana Rp 15 miliar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *