Flash News
No posts found

8 Bulan Simpang Siur, Jawaban PLT Bupati Melegakan

Pegawai honorer kategori II di Rembang menerima sosialisasi dari Badan Kepegawaian Daerah, beberapa waktu lalu.

Pegawai honorer kategori II di Rembang menerima sosialisasi dari Badan Kepegawaian Daerah, beberapa waktu lalu.

Rembang – Sejumlah tenaga honorer kategori II yang lolos seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) di kabupaten Rembang resah, lantaran sampai hari Kamis (16 Oktober 2014), belum menerima surat keputusan (SK) pengangkatan.

Seorang tenaga honorer K II di Rembang yang enggan disebutkan namanya mengaku cukup lama menunggu penyerahan SK. Dulu saat pengumuman tanggal 17 Februari 2014 lalu, merasa lega namanya tercantum dalam daftar pegawai yang lolos seleksi. Tapi kekhawatiran muncul, manakala hampir 8 bulan berlalu belum ada kepastian kabar. Ia mengaku sudah 20 tahun mengabdi di sebuah sekolah. Tentu wajar menantikan turunnya SK. Kalau semisal ada kebutuhan mendadak, SK bisa dijadikan agunan pinjaman uang ke bank.

Masih menurut pegawai tersebut, bersama rekan rekannya sebatas berdoa, tak ada ganjalan dalam penyerahan SK. Apalagi ia masih trauma dengan pengalaman tahun 2005 – 2006 silam, pernah diumumkan lolos CPNS, tapi kemudian dibatalkan. Sempat muncul isyu SK tak bisa ditandatangani kepala daerah, karena Rembang dipimpin oleh pelaksana tugas Bupati. Entah benar atau tidak, dirinya enggan berspekulasi.

Pelaksana Tugas Bupati Rembang, Abdul Hafidz ketika dikonfirmasi, hari Kamis (16 Oktober 2014) memastikan SK pegawai honorer kategori II kab. Rembang sudah turun semua. Tinggal digodok ditingkat daerah bulan November nanti, perkiraan bulan Januari 2015 resmi pengangkatan atau biasa disebut TMT (terhitung masa tanggal). Hafidz menegaskan meski sebagai PLT, namun dirinya tetap berwenang menandatangani SK pengangkatan pegawai negeri sipil. Sama sekali tidak ada masalah.

Sebelumnya, 201 orang tenaga honorer K II lolos seleksi CPNS, rinciannya guru 119 personel, tenaga tekhnis 74 dan tenaga kesehatan 8 orang. Belakangan masalah SK honorer kategori dua menuai sorotan, karena di sejumlah kabupaten terjadi pemalsuan dokumen masa pengabdian. Kabupaten Rembang tidak termasuk daerah yang bermasalah.

1 Komentar

  1. Aan

    Harianjogja.com, SLEMAN-Sebanyak 439 orang Tenaga Honorer Kategori II menerima Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Surat Perintah Melaksanakan Tugas (SPMT), Selasa (30/9/2014).
    Ratusan orang tersebut mengisi posisi tenaga profesional guru, tenaga kesehatan, pamong belajar, dan tenaga teknis administratif.
    Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Sleman, Iswoyo mengatakan, pihaknya mengusulkan 455 orang untuk penetapan Nomor Induk Pegawai (NIP) CPNS Tenaga Honorer K2 ke Kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN) Regional 1 Jogja.
    Sebanyak 230 orang merupakan usulan formasi tahun 2013, sedangkan 255 orang lainnya masuk usulan formasi tahun 2014.
    SK Pengangkatan CPNS terhitung mulai 1 Juni 2014, sementara SPMT terhitung sejak 1 Oktober 2014. Berdasarkan hasil verifikasi terharap 455 orang, baru 439 orang yang ditetapkan NIP.
    “Ada 16 orang yang masih dalam proses verifikasi dan menunggu kebijakan dari BKN,” kata Iswoyo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *