Flash News
No posts found

Menguat Jadi Tuan Rumah Islah, Tak Sanggup Karena 1 Alasan

Sulang - Puluhan orang menyerbu Embung Banyukuwung di desa Sudo, perbatasan Kec. Sulang dengan Kec. Sumber, dalam tiga hari terakhir ini. Mereka turun ke dasar embung

Sulang – Puluhan orang menyerbu Embung Banyukuwung di desa Sudo, perbatasan Kec. Sulang dengan Kec. Sumber, dalam tiga hari terakhir ini. Mereka turun ke dasar embung

Rembang – Banyak kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang mendorong supaya kabupaten Rembang menjadi tuan rumah muktamar islah, untuk mendamaikan kubu ketua, Surya Darma Ali dengan kubu Sekretaris, Romahurmuzzy.

Ketua Dewan Pengurus Cabang Partai Persatuan Pembangunan Kab. Rembang, Majid Kamil menjelaskan dalam pertemuan di Jakarta, Kamis malam, dukungan kabupaten Rembang sebagai tuan rumah muktamar islah sempat menguat. Sebenarnya DPC Rembang siap siap saja. Namun hal itu terkendala oleh kapasitas bangunan yang harus memuat setidaknya 1.000 orang tamu undangan, sekaligus memperhitungkan kesiapan hotel. Kalau memanfaatkan bangunan milik pondok pesantren Al Anwar di Sarang – Rembang, menurutnya kurang memadai. Kemungkinan besar, muktamar dialihkan ke Semarang atau Jakarta.

Majid Kamil menegaskan Dewan Pengurus Cabang (DPC) PPP Kab. Rembang termasuk salah satu daerah yang terus mendorong pelaksanaan muktamar perdamaian. Maka pihaknya memutuskan tidak hadir dalam muktamar yang diadakan oleh Sekretaris PPP, Romahurmuzzy di Surabaya, Jawa Timur tanggal 15 Oktober lalu. Begitu pula kalau Surya Darma Ali menggelar muktamar di Jakarta, menurut rencana tanggal 23 Oktober, tetap akan diboikot. Hanya saja belakangan Ketua PPP Surya Darma Ali siap membatalkan muktamar tersebut dan lebih memilih arahan dari Mahkamah Partai, agar mengikuti muktamar islah.

Lalu kapan muktamar islah diselenggarakan ? Majid Kamil yang juga putra KH Maemoen Zubair, selaku Ketua Majelis Syariah PPP tersebut menambahkan berdasarkan anggaran dasar/anggaran rumah tangga, muktamar digelar selambat lambatnya 1 tahun setelah pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih.

Kalau Jokowi – JK dilantik tanggal 20 Oktober 2014, tentu setelah itu. Yang pasti tidak tanggal 23 Oktober, tetapi bisa saja 25 atau 26 Oktober mendatang. Sesudah muktamar islah, barulah PPP memutuskan akan tetap berada di koalisi merah putih atau pindah haluan, mendukung penguasa pemerintahan Jokowi – JK, yang disokong Koalisi Indonesia Hebat.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *