Flash News
No posts found

Kekerasan Di Sekolah, Orang Tua Korban Minta Waktu

Slogan SMPN 6 Rembang terpampang cukup besar di dekat pintu masuk sekolah. Tampaknya belum diterapkan oleh semua siswa.

Slogan SMPN 6 Rembang terpampang cukup besar di dekat pintu masuk sekolah. Tampaknya belum diterapkan oleh semua siswa.

Rembang – Pihak sekolah SMPN 6 Rembang, hari Sabtu (18 Oktober 2014) mengadakan pertemuan, untuk membahas kasus kekerasan yang dialami seorang siswa berinisial RS (14 tahun).

RS sebelumnya dianiaya oleh siswa lain, berinisial Y pada hari Kamis lalu di lingkungan sekolah. Kejadian itu mengakibatkan RS mengalami sakit pada bagian dada. Merasa tak terima, orang tua RS melapor ke Polres Rembang.

Kepala Sekolah SMPN 6 Rembang, Budi Supiyanto mengatakan dalam pertemuan di ruangan perpustakaan, pihaknya mengundang orang tua kedua belah pihak. Ayah tersangka pelaku sudah memohon maaf, tetapi ayah korban belum bisa langsung menerima. Ia minta waktu untuk berpikir dulu.

Sekolah sendiri berharap masalah tersebut tidak berlanjut ke proses hukum, tetapi bisa diselesaikan melalui musyawarah kekeluargaan.

Budi Supiyanto menambahkan selama ini guru sudah berulang kali menasehati siswanya untuk menjaga perilaku.

Kalau ada masalah, jangan menggunakan cara cara kekerasan. Begitu melanggar, pasti sanksi berjenjang diterapkan. Tapi mustinya setelah ada aparat polisi datang, siswa juga bisa belajar, kelak tidak akan mengulangi. Diharapkan orang tua juga jangan bosan bosan mengarahkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *