Flash News
No posts found

Keluarga Ikhlas, Meski Muncul Dugaan Lain

Jenazah TKI, Mukhtarom akan dimakamkan.

Jenazah TKI, Mukhtarom akan dimakamkan.

Sedan – Jenazah Mukhtarom (35 tahun), Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal dusun Pundong desa Sidomulyo Kec. Sedan, Minggu (19/10) pukul 00.30 dini hari tiba di rumah duka.

Sebelumnya begitu mendarat di Bandara Juanda Surabaya, jenazah diangkut mobil ambulans. Kedatangan jenazah langsung disambut isak tangis keluarga. Baru pada Minggu sekira pukul 09.00 wib, jenazah dimakamkan.

Mukhtarom adalah satu dari lima korban tewas, dalam tragedi kapal tenggelam, saat berangkat dari Malaysia menuju Batam. Tapi ada dugaan lain menyebutkan, Mukhtarom mencebur ke laut, gara gara panik saat dikejar Polisi Diraja Malaysia, karena pulang dengan menggunakan jalur ilegal.

Salah satu kerabat korban, Kholil Zuhdi menjelaskan meski penyebab masih simpang siur, namun pihak keluarga berupaya tabah menghadapi cobaan. Yang penting jasad almarhum sudah sampai di kampung halaman.

Pelaksana Tugas Bupati Rembang, Abdul Hafidz, Minggu pagi ikut melayat ke dusun Pundong.

Ia enggan berspekulasi mengenai sebab musabab meninggalnya Mukhtarom. Pemkab Rembang ingin lebih fokus meningkatkan perlindungan terhadap TKI yang bekerja di luar negeri. Hanya saja memang harus diawali sesuai prosedur, misalnya berangkat dan pulang, sesuai aturan.

Khusus Mukhtarom ini, menurut keterangan keluarga, berangkat merantau ke Malaysia, setelah dua bulan menikah. Dengan pasangannya, Muktafidah belum punya anak. Tarom bekerja sebagai penjahit di sebuah pabrik garmen.

Sebelum Hari Raya Idul Fitri lalu, berencana pulang. Sudah mengurus paspor, tapi belakangan justru tertipu calo. Karena tak sabar ingin pulang, almarhum nekat lewat jalur ilegal, hingga terjadi musibah tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *