Flash News
No posts found

Panen Raya Ditengah Kendala

Panen raya kedelai di desa Ringin Kec. Pamotan, hari Selasa (21/10).

Panen raya kedelai di desa Ringin Kec. Pamotan, hari Selasa (21/10).

Pamotan – Petani desa Ringin Kec. Pamotan melakukan panen raya kedelai, hari Selasa (21 Oktober 2014), ditengah tengah menghadapi sulitnya air.

Mustadi, Ketua Kelompok Tani Tri Makmur desa Ringin Kec. Pamotan menuturkan petani bahkan harus saling berebut air. Karena cuaca sangat panas, akhirnya berdampak terhadap pertumbuhan tanaman.

Mustadi menambahkan di desanya petani jarang menanam tembakau. Saat masa tanam ke tiga, kedelai tetap menjadi primadona. Bibitnya bermacam macam, seperti jenis anjasmoro dan wilis, tergantung keyakinan petani. Rata rata membutuhkan waktu 90 hari, untuk bisa panen. Beruntung ada program dari pemerintah, sehingga lebih meringankan beban petani. Tiap hektar, menghasilkan sekira 1 ton kedelai. Dari sisi harga, tengkulak sempat menawarkan harga Rp 6.500 per kilo gram. Memang belakangan harga kedelai cenderung turun, kemungkinan lantaran masa panen, stokpun melimpah.

Kegiatan panen raya dihadiri pula sejumlah pejabat terkait Pemkab Rembang. Kepala Dinas Pertanian Dan Kehutanan Kab. Rembang, Suratmin mengatakan hasil panen kedelai lebih banyak untuk memenuhi pasar lokal, salah satunya masuk industri kecap. Sedangkan pengrajin tempe dan tahu, mayoritas masih mengandalkan kedelai impor.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *