Flash News
No posts found

Sulitnya Menembus Dusun Ini, Penuh Resiko

Truk tangki membawa bantuan air melaju di Jl Rembang – Sumber. Untuk daerah tertentu, truk sulit masuk menjangkau lokasi.

Truk tangki membawa bantuan air melaju di Jl Rembang – Sumber. Untuk daerah tertentu, truk sulit masuk menjangkau lokasi.

Gunem – Sejumlah dusun terpencil yang mengalami kekeringan cukup parah, sulit terjangkau bantuan air bersih dari Pemerintah Kabupaten Rembang.

Salah satunya adalah dusun Wuni desa Kajar Kec. Gunem. Tokoh masyarakat desa Kajar, Sumindar mengatakan masyarakat Wuni saat kemarau panjang seperti sekarang, terpaksa mengambil air ke desa Waru Kec. Jepon Blora, karena jaraknya lebih dekat. Kalau ada bantuan air, dua jalur menuju ke Wuni bisa ditempuh, dengan berbagai konsekuensi. Lewat desa Tahunan Kec. Sale, jaraknya terlalu jauh, mencapai 10 kilo meter, sedangkan apabila melintasi desa Pasucen ke selatan, tanjakannya sangat tinggi, diperkirakan mobil tangki bermuatan air, tidak akan kuat naik.

Padahal bantuan air, benar benar dibutuhkan masyarakat. Menurut Sumindar, untuk jangka panjang pemerintah musti memikirkan solusi mengatasi kekeringan di dusun Wuni. Jangan hanya memberi bantuan air, tetapi sebaiknya diberi mesin diesel kapasitas besar, supaya bisa mengalirkan air dari sumber Kajar.

Kepala Seksi Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rembang, Ahmad “Ayyub” Makruf menjelaskan dusun Wuni termasuk daerah yang dibantu air bersih. Jika memang armada truk tangki sulit menjangkau, bisa saja nantinya truk berhenti di lokasi terdekat dengan kampung. Kemudian warga dusun Wuni dihimbau mendatangi truk, agar bantuan air tetap tersalurkan.

Ahmad “Ayyub” Makruf menimpali selain dusun Wuni, desa lain seperti Wuwur Kec. Pancur juga membutuhkan kerja keras dan esktra waspada, untuk sampai kesana.
Tapi keselamatan sopir truk tangki tetap diutamakan. Sekarang, karena jumlah permintaan kian banyak, bantuan air disama ratakan, 2 tangki air setiap minggu. Desa yang terlanjur mengajukan 4 tangki, akan direvisi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *