Flash News
No posts found

Sadam Wafat, Keluarga Sempat Minta Kepulangan Dipercepat

Seorang jemaah haji membereskan perbekalan. Musim haji tahun ini, satu orang jemaah asal Kab. Rembang wafat.

Seorang jemaah haji membereskan perbekalan. Musim haji tahun ini, satu orang jemaah asal Kab. Rembang wafat.

Pamotan – Seorang jemaah haji asal desa Bangunrejo Kec. Pamotan dikabarkan wafat di tanah suci Mekkah. Almarhum yakni Sadam (58 tahun), tergabung dalam kelompok terbang 35.

Ia wafat karena menderita sakit stroke, setelah sempat menjalani perawatan di rumah sakit King Abdul Aziz Mekkah.

Kepala Seksi Penyelenggara Haji Dan Umroh Kementerian Agama Kab. Rembang, Salehudin menjelaskan pihaknya menerima informasi Sadam wafat pada Rabu sekira pukul 4 sore waktu setempat. Jenazah dimakamkan di tanah suci. Setelah itu pihaknya langsung menginformasikan kepada keluarga almarhum di desa Bangunrejo. Tapi yang jelas, Sadam sudah menyelesaikan semua rukun haji. Dulu ketika Sadam dirawat, keluarga pernah mengajukan permohonan agar jadwal kepulangan dipercepat. Tapi karena tidak bisa, sampai akhirnya menerima kabar duka tersebut.

Salehudin menambahkan secara umum kondisi jemaah haji kabupaten Rembang dalam keadaan sehat. 673 orang pulang secara bertahap di Rembang, mulai Kamis pagi dini hari hingga Jumat siang (23 – 24 Oktober 2014). Ia menyarankan keluarga jemaah menjemput di masing masing konsentrasi keberangkatan saja, tidak perlu sampai ke Rembang atau bahkan Solo.

Sementara itu, salah satu perangkat desa Bangunrejo Kec. Pamotan, Kusminanto mengungkapkan keluarga almarhum tak kuasa menahan tangis, begitu mendengar kabar Sadam wafat. Mereka sedih tak bisa berjumpa lagi, namun disisi lain juga mengikhlaskan, karena sudah menjadi garis takdir. Dulu saat berangkat, memang pernah sakit. Tapi hal itu tersisih oleh semangat luar biasa ingin beribadah haji. Ia juga masih ingat betul keluh kesah Almarhum, kenapa berangkat sendirian, tak mengajak serta sang istri, Hindun.

Kusminanto menambahkan keluarga langsung menggelar kegiatan tahlil, untuk mendo’akan arwah Almarhum. Sadam meninggalkan seorang isteri dan tiga orang anak yang semuanya perempuan.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *