Flash News
No posts found

WANTED!!!!

Petugas keamanan Masjid Jami Lasem memantau situasi melalui rekaman CCTV. (gambar atas) wajah tersangka pelaku yang diduga dua kali beraksi mencuri helm jemaah.

Petugas keamanan Masjid Jami Lasem memantau situasi melalui rekaman CCTV. (gambar atas) wajah tersangka pelaku yang diduga dua kali beraksi mencuri helm jemaah.

Lasem – Kasus pencurian helm di halaman parkir Masjid Jami’ Lasem kembali terjadi. Kali ini dialami Affandi (45 tahun), warga Cikalan desa Sumbergirang Kec. Lasem.

Affandi menceritakan waktu itu baru saja mengantar anak dari Pati, kemudian singgah ke Masjid Jami’ Lasem, untuk sholat Maghrib berjamaah. Semula ketika memarkir sepeda motor sempat muncul kekhawatiran helmnya akan hilang, karena pernah mendengar kabar beberapa pekan lalu, terjadi pencurian 3 helm sekaligus. Ternyata kekhawatirannya berubah menjadi kenyataan. Seusai sholat Maghrib, mendapati salah satu helm seharga Rp 200 ribu miliknya hilang. Affandi buru buru melapor kepada pengurus Masjid, untuk ditindaklanjuti.

Petugas keamanan Masjid Jami’ Lasem, Nyamat, warga desa Tuyuhan Kec. Pancur mengakui memang ada seseorang mencurigakan, hilir mudik di depan Masjid. Ia mengira akan menjemput rekan atau keluarganya yang tengah sholat berjamaah. Manakala sudah bubaran, ia keluar dan ternyata pada saat itulah pelaku beraksi menggondol helm milik Affandi. Begitu mendapatkan sasaran, pelaku langsung kabur melalui pintu gerbang sebelah utara, bukan pintu utama. Hal itu terekam jelas oleh kamera pengintai CCTV dari pos penjagaan Masjid Jami’ Lasem.

Jum’at pagi (24 Oktober 2014), pihak pengurus takmir Masjid Jami’ Lasem merelease gambar pelaku pencuri helm. Pelaku diduga kuat merupakan orang yang sama, dalam kasus sebelumnya. Tapi rekaman CCTV kali ini lebih terang menampilkan wajah pelaku, terutama saat survei lokasi. Ciri ciri pelaku adalah pria berusia sekira 40 tahun, perawakan tinggi, rambut ikal pendek, biasa mengenakan jaket berwarna krem, penampilan necis dan mengendarai sepeda motor mirip Yamaha Mio. Pihak Polsek Lasem telah mengecek hasil rekaman tersebut, namun belum mampu menyimpulkan identitas pelaku maupun mengungkap nomor polisi sepeda motor, karena gambarnya masih samar samar.

Untuk mengantisipasi peristiwa semacam itu terulang kembali, petugas keamanan Masjid Jami’ Lasem menutup rapat pintu gerbang sisi utara, agar keluar masuk jemaah hanya melintasi satu pintu. Mereka juga menghimbau jemaah membawa masuk helm ke dalam Masjid dan tentunya lebih waspada.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *